Geser Kebawah
AsuransiKeuangan

Transformasi Asabri, Tiga Pilar untuk Kesejahteraan Peserta

159
×

Transformasi Asabri, Tiga Pilar untuk Kesejahteraan Peserta

Sebarkan artikel ini
transformasi asabri, tiga pilar untuk kesejahteraan peserta kompres
Asabri transformasi melalui tiga pilar: layanan unggul, digitalisasi, & GCG demi kesejahteraan peserta asuransi sosial.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Asabri (Persero) menegaskan komitmennya untuk mencapai target kinerja optimal di tahun 2025 melalui tiga strategi utama.

Pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diselenggarakan di Kementerian BUMN, Direktur Utama Asabri, Jeffry Haryadi P. M, menyatakan bahwa momentum tersebut bukan hanya untuk pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2025, melainkan juga sebagai wujud dedikasi Asabri dalam transformasi pelayanan.

Sponsor
Iklan

Sebagai BUMN yang dipercaya untuk mengelola manfaat asuransi sosial bagi Prajurit TNI, anggota Polri, ASN Kementerian Pertahanan, dan ASN Polri, Asabri terus berinovasi agar program-programnya dapat memberikan perlindungan terbaik dan meningkatkan kesejahteraan peserta.


Strategi Utama Asabri

1. Peningkatan Layanan Berkualitas

Jeffry Haryadi menekankan bahwa pelayanan yang berkualitas adalah pondasi utama dalam mencapai kinerja optimal. Asabri berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan dengan pendekatan yang lebih proaktif dan responsif terhadap kebutuhan peserta.

Upaya peningkatan ini meliputi perbaikan sistem pelayanan, pelatihan SDM, serta penyediaan informasi yang transparan dan akurat.

Dengan fokus pada layanan unggul, Asabri berharap dapat memperkuat kepercayaan peserta dalam pengelolaan program asuransi sosial, seperti Program Tabungan Hari Tua (THT), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKm), dan Pensiun.

2. Optimalisasi Digitalisasi

Di era transformasi digital, Asabri menyadari pentingnya memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan efisiensi dan kecepatan layanan.

Menurut Jeffry, digitalisasi bukan sekadar pilihan, melainkan keharusan yang harus segera diimplementasikan dalam seluruh aspek operasional. Melalui pemanfaatan platform digital, Asabri berupaya menciptakan sistem yang lebih transparan dan mudah diakses oleh peserta.

Hal ini mencakup pengembangan aplikasi mobile, penyempurnaan sistem database, dan pemanfaatan teknologi cloud untuk memastikan setiap transaksi dan informasi dapat diproses secara cepat serta akurat.

“Kami tidak hanya bekerja untuk hari ini, tetapi juga untuk masa depan. Digitalisasi adalah solusi yang akan memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi para peserta dalam mengakses layanan Asabri,” ujar Jeffry.

3. Penerapan Good Corporate Governance (GCG)

Pilar ketiga yang menjadi fokus utama Asabri adalah penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).

Jeffry menegaskan bahwa GCG merupakan landasan utama dalam setiap kebijakan dan operasional perusahaan. Dengan menerapkan prinsip-prinsip GCG secara konsisten, Asabri berupaya menjaga integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan program asuransi sosial.

Implementasi GCG ini tidak hanya untuk memelihara kepercayaan peserta, namun juga untuk memastikan keberlanjutan dan pertumbuhan program yang dikelola Asabri. “Kerja, Karya, dan Kontribusi kami sepenuhnya untuk bangsa dan negara.

Kami adalah Sahabat Perjuangan Anda Sepanjang Masa,” tegas Jeffry, menegaskan komitmen Asabri dalam memberikan perlindungan terbaik bagi para pejuang negeri.


Dampak dan Harapan Masa Depan

Dengan mengintegrasikan tiga pilar utama—peningkatan layanan berkualitas, optimalisasi digitalisasi, dan penerapan GCG—Asabri menargetkan tidak hanya untuk mencapai kinerja optimal pada RKAP 2025, tetapi juga untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pesertanya.

Transformasi yang dilakukan Asabri diharapkan dapat meningkatkan efektivitas program asuransi sosial, memperluas jangkauan manfaat, dan mendukung kesejahteraan para peserta serta keluarganya.

Melalui inovasi dan perbaikan terus-menerus, Asabri siap menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.

Pendekatan strategis ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan asuransi sosial, sekaligus memperkuat posisi Asabri sebagai lembaga pengelola asuransi sosial tepercaya di Indonesia.

Ke depan, kolaborasi antara pemangku kepentingan internal dan eksternal akan menjadi kunci sukses dalam mewujudkan visi “Menjadi Pengelola Asuransi Sosial Tepercaya, Profesional, dan Peduli terhadap Kesejahteraan Peserta.”


Transformasi Asabri melalui tiga pilar utama—layanan berkualitas, digitalisasi, dan GCG—menjadi strategi kunci untuk mencapai target kinerja yang optimal di tahun 2025.

Dengan dedikasi untuk meningkatkan kualitas layanan dan mengedepankan inovasi teknologi, Asabri tidak hanya berupaya memperkuat sistem pengelolaan asuransi sosial, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi kesejahteraan peserta.

Komitmen Asabri dalam menjalankan amanah sebagai pengelola asuransi sosial bagi Prajurit TNI, anggota Polri, serta ASN di lingkungan Kementerian Pertahanan dan Polri, menunjukkan bahwa setiap langkah transformasi dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi untuk kemajuan bangsa.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru