Geser Kebawah
PasarSaham

ADRO Populer di TIME Magazine 500 Perusahaan Terbaik 2025

184
×

ADRO Populer di TIME Magazine 500 Perusahaan Terbaik 2025

Sebarkan artikel ini
adro populer di time magazine 500 perusahaan terbaik 2025 kompres
PT Alamtri Resources (ADRO) masuk jajaran 500 perusahaan terbaik Asia Pasifik 2025 versi TIME, satu-satunya swasta nasional di 5 besar Indonesia.

ADRO Buktikan Kualitas Global: Satu-Satunya Swasta Nasional di 500 Besar TIME Asia Pasifik

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk. (ADRO) berhasil menembus peringkat 158 dalam daftar 500 Perusahaan Terbaik Asia Pasifik 2025 yang dirilis Majalah TIME bersama Statista.

Pencapaian ini menempatkan ADRO sebagai satu-satunya korporasi swasta nasional dalam lima besar perwakilan Indonesia, bersaing dengan BUMN dan perusahaan multinasional.

Sponsor
Iklan

Kriteria Penilaian TIME: Finansial, ESG, dan Kepuasan Karyawan

TIME dan Statista menggunakan tiga pilar utama dalam mengevaluasi perusahaan:

  1. Kinerja Keuangan: Pertumbuhan pendapatan, profitabilitas, dan stabilitas portofolio.
  2. Transparansi ESG (Environmental, Social, Governance): Implementasi praktik keberlanjutan dan pelaporan dampak lingkungan.
  3. Kepuasan Karyawan: Survei kepuasan pekerja, kebijakan inklusivitas, dan program pengembangan SDM.

ADRO meraih total skor 86,86, dengan rincian:

  • Skor ESG: 371 (dari maksimal 500)
  • Skor Kepuasan Karyawan: 268 (dari maksimal 300)

Dalam laporannya, TIME menyebut perusahaan Asia Pasifik mampu menunjukkan ketangguhan di tengah ketegangan geopolitik AS-China dan transisi energi global.

Posisi ADRO vs Perusahaan Indonesia Lain dalam TIME 500

Lima perusahaan Indonesia yang masuk daftar ini didominasi BUMN dan konglomerat besar:

  1. Pertamina (Peringkat 32): BUMN energi dengan skor ESG tertinggi sektor energi nasional.
  2. Bank Mandiri (Peringkat 105): Unggul dalam inovasi digital banking.
  3. Astra International (Peringkat 118): Pemain multisektor dengan diversifikasi bisnis otomotif hingga infrastruktur.
  4. Bank BRI (Peringkat 126): Leader pembiayaan UMKM berbasis teknologi.
  5. ADRO (Peringkat 158): Satu-satunya swasta dengan kinerja ESG menyamai BUMN.

“Pencapaian ADRO membuktikan bahwa perusahaan swasta bisa berkompetisi secara global dengan mengedepankan prinsip keberlanjutan,” komentar Analis Mirae Asset Sekuritas.

Strategi ADRO Jawab Tantangan Geopolitik dan ESG

Sebagai perusahaan yang sebelumnya bernama PT Adaro Energy Indonesia Tbk., ADRO melakukan transformasi strategis dengan:

  • Diversifikasi Rantai Pasok: Mengalihkan sebagian operasi ke Malaysia dan Vietnam untuk kurangi ketergantungan pada satu negara.
  • Transisi Energi Bersih: Investasi US$1,2 miliar untuk pengembangan teknologi batubara ramah lingkungan (Ultra-Low Emission Coal).
  • Program SDM Berkelanjutan: Pelatihan 15.000 karyawan pada 2024 di bidang ESG dan manajemen risiko.

Skor kepuasan karyawan ADRO (268) bahkan melampaui rata-rata perusahaan Asia Pasifik (240), berkat program kesejahteraan seperti flexible work arrangement dan insentif berbasis kinerja.

Dampak Ketegangan AS-China pada Korporasi Asia Pasifik

Laporan TIME mencatat, 63% perusahaan di Asia Pasifik telah mendiversifikasi rantai pasok mereka ke ASEAN sejak 2023, termasuk ADRO. Langkah ini diambil untuk memitigasi risiko geopolitik dan gangguan pasokan global.

“Indonesia menjadi tujuan utama relokasi industri manufaktur, yang berdampak positif pada permintaan energi dan sumber daya alam. ADRO diuntungkan sebagai pemasok batubara ramah lingkungan,”

Papar Pengamat Ekonomi Universitas Indonesia, Dr. Rizal Mantovani.

Proyeksi ADRO Pasca-Penghargaan TIME

Pencapaian ini diperkirakan memengaruhi prospek bisnis ADRO dalam tiga aspek:

  1. Akses ke Pendanaan Global: Skor ESG tinggi membuka peluang penerbitan green bonds senilai US$500 juta pada 2026.
  2. Ekspansi Pasar Ekspor: Permintaan batubara ramah lingkungan dari Jepang dan Korea Selatan diprediksi naik 20% di 2025.
  3. Peningkatan Valuasi Saham: Analis memperkirakan kenaikan harga saham ADRO ke level Rp3.200/lembar (+8% dari harga saat ini).

Respons Pasar dan Rekomendasi Saham

Hingga penutupan perdagangan Jumat (15/2), saham ADRO (kode: ADRO) menguat 2,1% ke Rp2.980/lembar. Emiten ini masuk dalam radar foreign investors dengan pembelian asing mencapai Rp220 miliar pekan ini.

Mandiri Sekuritas memberikan rekomendasi “BUY” dengan target harga Rp3.500, didorong oleh:

  • Rasio PBV 1,8x yang masih di bawah rata-rata sektor (2,5x).
  • Proyeksi kenaikan laba bersih 12% di 2025.

Kritik dan Tantangan ke Depan

Meski berprestasi, ADRO masih dihadapkan pada kritik dari aktivis lingkungan terkait rencana ekspansi tambang di Kalimantan Timur.

Manajemen menegaskan komitmen reklamasi lahan seluas 1.200 hektar pada 2025 sebagai bagian dari program ESG.

Penutup: ADRO sebagai Role Model Korporasi Swasta Nasional

Pencapaian ADRO dalam TIME 500 Asia Pasifik bukan sekadar penghargaan, tetapi bukti bahwa perusahaan domestik mampu bersaing di kancah global dengan kolaborasi antara kinerja finansial, keberlanjutan, dan kesejahteraan SDM.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.