Geser Kebawah
BankKeuangan

Bank di IKN Mulai Beroperasi 2026, Dukung Ekosistem Warga Baru

116
×

Bank di IKN Mulai Beroperasi 2026, Dukung Ekosistem Warga Baru

Sebarkan artikel ini
bank di ikn mulai beroperasi 2026 dukung ekosistem warga baru kompres
Bank di Ibu Kota Nusantara akan mulai beroperasi tahun 2026, mendukung layanan keuangan untuk warga dan mempercepat ekosistem di IKN.

Bank di Ibu Kota Nusantara Ditargetkan Beroperasi Tahun 2026

JAKARTA, BursaNusantara.com – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) memastikan sejumlah bank yang telah berinvestasi di IKN akan mulai beroperasi pada kuartal pertama tahun 2026.

Sponsor
Iklan

Keberadaan layanan perbankan ini diharapkan dapat mempercepat transaksi keuangan dan mendukung berbagai aktivitas masyarakat di kawasan tersebut.

Kepala OIKN, Basuki Hadimuljono, menyampaikan hal ini saat mengadakan pertemuan dengan para investor perbankan, Jumat (17/1/2025).

Dalam pertemuan tersebut, Basuki menjelaskan pentingnya percepatan pembangunan fasilitas perbankan untuk melengkapi ekosistem yang dibutuhkan oleh warga yang akan pindah ke IKN.

“Sarana dan prasarana di Ibu Kota Nusantara sudah kami siapkan. Kami juga akan mulai memetakan lokasi pembangunan fasilitas pendukung lainnya, termasuk jalan, pada Januari 2025,” ujar Basuki. Ia menegaskan bahwa layanan perbankan menjadi bagian integral dari ekosistem yang diperlukan untuk mendukung kegiatan ekonomi di kawasan ini.

Investasi dari Bank-Bank Terbesar di Indonesia

Sejumlah bank besar telah berkomitmen untuk berinvestasi di IKN, termasuk BRI, Bank Mandiri, BNI, Bankaltimtara, BTN, dan BCA. Kehadiran bank-bank ini akan meningkatkan kemudahan akses layanan keuangan bagi masyarakat, baik untuk kebutuhan personal maupun bisnis.

Basuki juga menekankan pentingnya keberadaan layanan perbankan di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), Nusantara. Dengan keberadaan bank, proses transaksi, pengelolaan dana, hingga investasi di kawasan tersebut akan menjadi lebih efisien.

Peran Strategis Perbankan dalam Ekosistem IKN

Percepatan pembangunan layanan perbankan ini diprioritaskan untuk mendukung kebutuhan warga yang mulai berpindah ke IKN. Kehadiran layanan perbankan tidak hanya mendukung transaksi sehari-hari, tetapi juga diharapkan menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.

Menurut Basuki, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan untuk menyelesaikan berbagai infrastruktur pendukung di IKN, termasuk layanan perbankan. Dalam forum G20, Presiden juga menyampaikan pentingnya percepatan pembangunan IKN sebagai langkah strategis untuk mendukung pemerintahan yang lebih terintegrasi.

IKN sebagai Tonggak Sejarah Baru Indonesia

Basuki menambahkan bahwa Presiden Prabowo akan mulai berkantor di IKN pada 17 Agustus 2028, sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan. Hal ini akan menjadi tonggak sejarah baru bagi pelaksanaan pemerintahan Republik Indonesia.

Selain itu, DPR telah mengesahkan perubahan status Jakarta menjadi Daerah Khusus (DK), sementara pembangunan Masjid Negara di IKN juga akan dimulai pada tahun 2025.

Manfaat Layanan Perbankan bagi Warga IKN

Dengan beroperasinya layanan perbankan mulai tahun 2026, penduduk IKN akan merasakan berbagai manfaat, seperti:

  1. Kemudahan transaksi keuangan, termasuk pembayaran tagihan dan transfer dana.
  2. Akses pinjaman untuk kebutuhan bisnis dan pembangunan infrastruktur.
  3. Penyimpanan dana yang aman dan terintegrasi dengan teknologi terbaru.

Pemerintah juga memastikan layanan perbankan akan mendukung pengembangan ekonomi digital di IKN, sejalan dengan visi membangun kota pintar yang berkelanjutan.

Langkah Menuju Masa Depan IKN yang Lebih Cerah

Pembangunan IKN bukan hanya sekadar memindahkan pusat pemerintahan, tetapi juga menciptakan lingkungan yang mendukung kehidupan masyarakat modern. Layanan perbankan menjadi salah satu elemen penting dalam membangun ekosistem yang inklusif, efisien, dan berkelanjutan.

Dengan berbagai langkah strategis yang telah diambil, termasuk percepatan pembangunan layanan perbankan, IKN siap menjadi pusat pemerintahan sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru