BNII Tuntaskan Reimbursement Biaya Lisensi Aplikasi Kondor+ ke Maybank Group
JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Bank Maybank Indonesia Tbk. (BNII) telah menyelesaikan pembayaran reimbursement biaya pemeliharaan dan lisensi aplikasi Kondor+ sebesar Rp591,3 juta (MYR161.419,63) kepada Maybank Shared Services (MSS) pada 12 Februari 2025.
Transaksi ini dilakukan untuk memenuhi kewajiban kontrak sekaligus memperkuat sinergi dalam grup Maybank.
Detail Transaksi Reimbursement BNII ke MSS
Aplikasi Kondor+ merupakan platform teknologi finansial yang digunakan untuk manajemen risiko dan transaksi treasury. Berikut rincian transaksi:
- Nilai Pembayaran: Rp591.301.089 (setara MYR161.419,63).
- Tujuan: Pemeliharaan sistem dan pembaruan lisensi tahunan aplikasi.
- Pihak Terkait: MSS sebagai penyedia layanan telah menyalurkan dana ke vendor Finastra, pengembang aplikasi Kondor+.
Direktur BNII, Yessika Effendi, menegaskan bahwa transaksi ini sejalan dengan regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam POJK 42/2020 tentang transaksi afiliasi.
“Ini bagian dari komitmen kami menjaga efisiensi operasional dan sinergi grup Maybank,” ujarnya dalam keterangan resmi Jumat (14/2/2025).
Mengapa Transaksi Afiliasi Ini Penting?
BNII dan MSS merupakan entitas di bawah kendali Malayan Banking Berhad (Maybank Group), sehingga transaksi ini masuk kategori afiliasi. Berdasarkan POJK 42/2020, transaksi afiliasi wajib memenuhi prinsip:
- Kepatuhan Harga Pasar (Arm’s Length Principle): Nilai transaksi harus sesuai harga wajar layaknya transaksi dengan pihak independen.
- Transparansi: Pelaporan transaksi ke OJK dan pemegang saham.
- Manfaat Bisnis Jelas: Efisiensi biaya atau peningkatan kualitas layanan.
Yessika menambahkan, “Penggunaan aplikasi Kondor+ membantu BNII mengoptimalkan manajemen risiko dan transaksi keuangan, sehingga mendukung stabilitas operasional.”
Dampak Transaksi pada Efisiensi Operasional BNII
Pembayaran reimbursement ini merupakan bagian dari skema bagi hasil biaya teknologi dalam grup Maybank. Analis mencatat dua manfaat strategis:
- Penghematan Biaya: Berbagi sumber daya teknologi dengan MSS mengurangi investasi infrastruktur TI mandiri.
- Standarisasi Layanan: Aplikasi Kondor+ yang terintegrasi dengan grup Maybank memastikan konsistensi layanan transaksi treasury di seluruh jaringan.
“Kolaborasi semacam ini memperkuat daya saing bank di era digital, sekaligus memitigasi risiko kesenjangan teknologi,” jelas Kepala Riset Bahana Sekuritas.
Profil Aplikasi Kondor+ dan Peran Finastra
Kondor+ adalah solusi software dari Finastra, perusahaan teknologi finansial global asal Inggris. Aplikasi ini umum digunakan oleh institusi keuangan untuk:
- Manajemen Risiko: Pemantauan eksposur valas dan suku bunga secara real-time.
- Otomatisasi Transaksi: Efisiensi proses treasury harian.
- Analitik Data: Prediksi pergerakan pasar berbasis AI.
Kerja sama BNII-MSS-Finastra mencerminkan strategi Maybank Group dalam mengadopsi teknologi mutakhir untuk meningkatkan layanan nasabah korporasi.
Respons Pasar dan Proyeksi Kinerja BNII
Hingga penutupan perdagangan Jumat (14/2/2025), saham BNII (kode: BNII) tercatat stabil di harga Rp 1.120 per saham.
Analis memprediksi efisiensi operasional dari transaksi ini akan berkontribusi pada peningkatan laba bersih kuartal I-2025 sebesar 2-3%.
Sinergi Grup sebagai Kunci Pertumbuhan
Transaksi reimbursement ini menegaskan peran BNII dalam ekosistem Maybank Group yang saling mendukung.
Dengan kepatuhan pada regulasi OJK dan pemanfaatan teknologi terkini, BNII berpotensi memperluas pangsa pasar di segmen perbankan korporasi.












