Geser Kebawah
KeuanganMultifinance

CNAF Pacu Pembiayaan Rp3,65 T Lewat Digitalisasi

260
×

CNAF Pacu Pembiayaan Rp3,65 T Lewat Digitalisasi

Sebarkan artikel ini
CNAF Genjot Pembiayaan Lewat Sinergi & Digitalisasi
CNAF salurkan pembiayaan Rp3,65 triliun per April 2025. Strategi digitalisasi dan sinergi dengan CIMB Niaga jadi pendorong pencapaian target tahunan.

Strategi CNAF Dorong Pembiayaan Tumbuh 15% di Awal 2025

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT CIMB Niaga Auto Finance (CNAF) mencatat penyaluran pembiayaan sebesar Rp3,65 triliun hingga April 2025.

Realisasi ini tumbuh 15% dibandingkan periode yang sama tahun lalu senilai Rp3,17 triliun.

Sponsor
Iklan

Presiden Direktur CNAF, Ristiawan Suherman, menyebutkan capaian tersebut memberi kepercayaan diri untuk meraih target tahunan Rp9,5 triliun.

Fokus Kolaborasi dan Loyalitas Nasabah

CNAF mengakselerasi kinerja melalui sinergi erat dengan Bank CIMB Niaga. Penawaran produk pembiayaan dilakukan secara selektif kepada nasabah eksisting yang memiliki histori transaksi sehat.

Baca Juga: Dividen CIMB Niaga Finance (CNAF) Rp 232 Miliar di 2025

“Kami manfaatkan ekosistem CIMB untuk menawarkan pembiayaan yang relevan melalui skema cross selling yang efektif,” jelas Ristiawan.

Perusahaan juga memberikan penawaran khusus dalam bentuk repeat order dan additional order kepada pelanggan lama yang loyal. Strategi ini diyakini mampu mempertahankan pertumbuhan organik yang berkelanjutan.

Digitalisasi Jadi Pendorong Efisiensi

Di sisi lain, CNAF memprioritaskan transformasi digital untuk mempercepat proses transaksi dan menyederhanakan dokumen persyaratan.

Baca Juga: Multifinance Agresif Biayai UMKM Meski Risiko Tinggi




“Kami ingin agar setiap proses pembiayaan menjadi lebih mudah, cepat, dan aman,” ujar Ristiawan.

Digitalisasi tidak hanya menekan biaya operasional, tapi juga memperluas jangkauan layanan ke daerah-daerah yang sebelumnya belum terjangkau secara optimal.

CNAF melihat digitalisasi sebagai investasi jangka panjang yang penting di tengah kondisi pasar otomotif yang masih fluktuatif.

Strategi ini dinilai selaras dengan kebutuhan konsumen yang kini menginginkan layanan keuangan berbasis teknologi.

Baca Juga: Pembiayaan Kendaraan Listrik Capai Rp 16,63 Triliun di 2024




Dengan sinergi bersama induk usaha dan inovasi digital berkelanjutan, CNAF menargetkan akselerasi pembiayaan akan tetap terjaga hingga akhir 2025.