Geser Kebawah
Aksi KorporasiHeadlinePasar

Dividen ITMG Tembus Rp2.245, Saham Batubara Masih Menarik?

93
×

Dividen ITMG Tembus Rp2.245, Saham Batubara Masih Menarik?

Sebarkan artikel ini
ITMG akan bagikan dividen final Rp2.245 per saham. Namun, investor perlu waspadai sentimen harga batubara yang memengaruhi prospek saham ke depan.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Emiten batubara PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberi imbal hasil kepada pemegang saham. Perusahaan akan membagikan dividen final senilai US$153 juta atau sekitar Rp2.245 per saham untuk tahun buku 2024.

Langkah ini menambah total dividen tunai ITMG menjadi US$243 juta atau setara 65% dari total laba bersih perusahaan sebesar US$374 juta pada 2024.

Sponsor
Iklan

Dividen Stabil Meski Laba Turun

Sebelumnya, ITMG telah menggelontorkan dividen interim senilai US$90 juta atau Rp1.228 per saham pada 25 September 2024.

Baca Juga: Dividen ITMG 2025, Peluang Besar dari Saham Batu Bara Murah

Dividen final sebesar US$153 juta dijadwalkan akan dibayarkan kepada investor pada 7 Mei 2025.

Manajemen menyatakan bahwa sisa laba bersih perusahaan akan dialokasikan ke dalam laba ditahan guna memperkuat ekspansi dan keberlanjutan bisnis ke depan.

Sebagai catatan, pada tahun 2023, ITMG membagikan dividen lebih besar, yakni US$325,21 juta atau juga sebesar 65% dari laba bersih tahun itu yang mencapai US$500,30 juta.

Baca Juga: ITMG Targetkan Produksi 22 Juta Ton di 2025, Saham Direkomendasikan Hold

Analis: Masih Sesuai Ekspektasi Pasar

Menurut Investment Analyst Stockbit Sekuritas, Hendriko Gani, angka dividen ITMG masih sejalan dengan ekspektasi pelaku pasar.

Namun ia menilai yield dividen turun karena menyesuaikan dengan harga pasar saham ITMG yang mengalami penyesuaian dari tahun sebelumnya.

Lebih lanjut, Hendriko menjelaskan bahwa pembagian dividen, meski menarik, tidak serta-merta memberi dorongan signifikan terhadap harga saham ITMG.

Baca Juga: Optimisme Batu Bara: Peluang Investasi di Tengah Valuasi Murah

Pasalnya, pergerakan saham emiten ini sangat bergantung pada tren harga batubara global yang hingga kini masih menunjukkan tren penurunan.

Risiko dan Peluang dari Harga Komoditas

Investment Analyst dari Edvisor Provina Visindo, Indy Naila, menyebut bahwa ITMG termasuk dalam kategori emiten yang konsisten dan royal dalam membagikan dividen.

Ia menilai ini sebagai salah satu nilai tambah bagi investor yang mencari saham dengan potensi imbal hasil tetap.

Baca Juga: Kinerja Keuangan ITMG 2024: Laba Turun dan Tantangan Biaya

Namun, Indy juga mengingatkan pentingnya mewaspadai sentimen eksternal seperti kebijakan tarif impor dari Amerika Serikat dan potensi perang dagang global yang bisa memicu gejolak pada harga batubara.

Situasi ini dapat berimbas pada margin keuntungan ITMG serta mengurangi daya tarik sahamnya dalam jangka pendek.

Meski begitu, Indy menegaskan bahwa harga saham ITMG saat ini tergolong undervalue, sehingga tetap memiliki potensi menarik bagi investor dengan strategi jangka panjang.

Dengan pendekatan konservatif dan kebijakan dividen yang konsisten, ITMG masih mampu menarik perhatian pasar meski di tengah tekanan harga batubara yang belum sepenuhnya pulih.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.