Geser Kebawah
BisnisEnergi

Harga BBM Non-Subsidi Turun, Konsumen Diuntungkan Promo Berlapis

122
×

Harga BBM Non-Subsidi Turun, Konsumen Diuntungkan Promo Berlapis

Sebarkan artikel ini
Harga BBM Non-Subsidi Turun, Konsumen Diuntungkan Promo Berlapis
Harga BBM non-subsidi turun serentak mulai 1 Mei 2025. Konsumen nikmati harga baru plus promo dari Pertamina, Shell, BP-AKR, dan VIVO.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Awal Mei 2025 membawa angin segar bagi masyarakat pengguna kendaraan bermotor. Harga BBM non-subsidi dari berbagai penyedia layanan seperti Pertamina, Shell, BP-AKR, dan VIVO resmi mengalami penurunan.

Langkah penyesuaian tarif ini membuka peluang lebih besar bagi konsumen untuk menikmati bahan bakar berkualitas dengan harga yang lebih ringan di kantong, ditambah berbagai insentif seperti cashback, diskon literan, dan poin loyalitas ganda.

Sponsor
Iklan

Turunnya Harga BBM Jadi Momentum Bagi Konsumen

Harga BBM non-subsidi yang selama ini fluktuatif kini menunjukkan tren penurunan. Penyesuaian tarif dilakukan secara nasional, mencerminkan tren harga minyak global dan dinamika kurs rupiah yang lebih stabil.

Baca Juga: Perubahan Harga BBM Februari 2025 di Pertamina & BP

Pertamina Patra Niaga, misalnya, kembali mengoreksi harga Pertamax Series dan Dex Series ke level lebih rendah mulai 1 Mei 2025. Meski begitu, produk subsidi seperti Pertalite dan Bio Solar tetap dijual masing-masing Rp 10.000 dan Rp 6.800 per liter.

Keputusan untuk menjaga harga BBM subsidi tetap stabil di tengah tren penurunan global menunjukkan langkah pemerintah menjaga daya beli masyarakat, terutama pengguna kendaraan roda dua dan transportasi umum yang bergantung pada bahan bakar subsidi.

Rincian Tarif Terbaru BBM Non-Subsidi Pertamina

Langkah Pertamina tak hanya berupa pemotongan harga, tetapi juga disertai penyegaran penawaran digital. Berikut daftar harga terkini produk Pertamina:

  • Pertamax (RON 92): Rp 12.400 (turun dari Rp 12.500)
  • Pertamax Green (RON 95): Rp 13.150 (turun dari Rp 13.250)
  • Pertamax Turbo (RON 98): Rp 13.300 (turun dari Rp 13.500)
  • Dexlite (CN 51): Rp 13.350 (turun dari Rp 13.600)
  • Pertamina Dex (CN 53): Rp 13.750 (turun dari Rp 13.900)

Baca Juga: Diskon BBM Awal April, Pertamina Beri Promo Hingga Rp300/Liter

Harga tersebut berlaku untuk wilayah dengan PBBKB sebesar 5% seperti DKI Jakarta dan wilayah lainnya dengan regulasi serupa.

Beragam Promo Eksklusif di Aplikasi MyPertamina

Penurunan harga ini makin terasa manfaatnya karena disertai dengan berbagai promo di aplikasi MyPertamina. Mulai dari cashback, double points hingga harga khusus di hari tertentu, konsumen punya banyak pilihan untuk berhemat lebih besar.

Promo unggulan di MyPertamina:

  • “I Like Monday”: Diskon Rp 300/liter setiap Senin untuk Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex.
  • “Thank God It’s Fuel Day”: Cashback dan bonus tiap Jumat.
  • Bonus double loyalty points: Berlaku pada akhir pekan.
  • Promo e-wallet & kartu kredit: Cashback tambahan untuk pembayaran digital tertentu.

Program promo ini menunjukkan keseriusan Pertamina dalam menjaga loyalitas konsumen di tengah meningkatnya persaingan antar-SPBU yang kian kompetitif. Selain hemat, konsumen pun bisa mengelola pengeluaran bahan bakar secara lebih cerdas dan terukur melalui insentif digital.

Baca Juga: Izin Impor BBM Di Revisi Menteri ESDM, Ekspor Minyak Dilarang

Shell Turunkan Tarif BBM di Jabodetabek dan Jabar

SPBU Shell tak ingin ketinggalan tren. Harga seluruh varian BBM mereka dipangkas hingga Rp 200 per liter, termasuk BBM unggulan seperti Shell V-Power dan V-Power Diesel.

Berikut daftar tarif BBM Shell terbaru:

  • Shell Super: Rp 12.730 (sebelumnya Rp 12.920)
  • Shell V-Power: Rp 13.170 (sebelumnya Rp 13.370)
  • Shell V-Power Diesel: Rp 13.810 (sebelumnya Rp 14.060)
  • Shell V-Power Nitro+: Rp 13.360 (sebelumnya Rp 13.550)

Harga ini berlaku di wilayah Jakarta, Banten, dan sebagian Jawa Barat.

Shell juga mengandalkan teknologi bahan bakar mereka yang diklaim mampu meningkatkan performa mesin dan efisiensi penggunaan BBM. Ini menjadi nilai tambah di tengah perang harga yang makin tajam.

BP-AKR Ikut Koreksi Harga, Persaingan Makin Ketat

Harga BBM dari SPBU BP-AKR juga disesuaikan ke bawah. Penurunan harga menyentuh produk BP 92, BP Ultimate, hingga varian diesel mereka.

Baca Juga: Daftar Saham yang Diborong Asing Sepekan, IHSG Rebound Tipis

Update harga BBM BP-AKR per 1 Mei 2025:

  • BP 92: Rp 12.600 (turun dari Rp 12.800)
  • BP Ultimate: Rp 13.170 (turun dari Rp 13.370)
  • BP Ultimate Diesel: Rp 13.810 (turun dari Rp 14.060)

Wilayah penerapan harga ini mencakup Jabodetabek hingga Jawa Timur. BP-AKR mengandalkan kemitraan strategis dengan AKR Corporindo untuk mendistribusikan BBM dengan logistik efisien, yang memungkinkan mereka menyesuaikan harga lebih cepat saat harga minyak dunia berubah.

SPBU VIVO Sediakan BBM Murah Alternatif

VIVO memperlihatkan konsistensi dalam menyasar ceruk pasar yang menginginkan harga lebih kompetitif. Seluruh jenis BBM yang dijual di SPBU VIVO mengalami penurunan harga mulai 1 Mei 2025.

Baca Juga: Danantara Berpeluang Jadi Penyedia Likuiditas Saham BEI

Rincian harga BBM VIVO terbaru:

  • Revvo 90: Rp 12.650 (turun dari Rp 12.700)
  • Revvo 92: Rp 12.730 (turun dari Rp 12.290)
  • Revvo 95: Rp 13.170 (turun dari Rp 13.370)
  • Primus Diesel: Rp 13.810 (turun dari Rp 14.060)

Dengan koreksi harga ini, VIVO memberi alternatif kuat di tengah dominasi merek besar seperti Pertamina dan Shell.

SPBU ini juga mulai mengembangkan pelayanan digital serta sistem pembayaran tanpa sentuh guna mempercepat proses transaksi di lapangan. Selain menawarkan harga ekonomis, VIVO juga mulai menjangkau segmen pengguna kendaraan komersial ringan dan logistik kecil.

Persaingan antar penyedia BBM kini tidak lagi sebatas harga, tapi juga soal nilai tambah dan pengalaman digital yang ditawarkan kepada konsumen. Kini, pilihan hemat bukan hanya soal harga per liter, tapi juga tentang siapa yang mampu memberikan lebih dari sekadar bahan bakar.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru