Geser Kebawah
HeadlineKomoditasPasar

Harga Emas Antam Naik, Untung Jangka Panjang Capai 63%

240
×

Harga Emas Antam Naik, Untung Jangka Panjang Capai 63%

Sebarkan artikel ini
Harga Emas Antam Naik, Untung Jangka Panjang Capai 63%
Harga emas Antam naik ke Rp1.891.000/gram. Selisih dengan harga buyback Rp153.000. Investasi jangka panjang beri imbal hasil hingga 63,5%.

Harga Emas Antam Naik Rp25.000, Untung Tahunan Tembus 63%

JAKARTA, BursaNusantara.com – Harga emas batangan bersertifikat produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali naik pada Jumat, 16 Mei 2025.

Logam Mulia menetapkan harga emas 24 karat di Rp1.891.000 per gram, meningkat Rp25.000 dari hari sebelumnya.

Sponsor
Iklan

Sementara itu, harga buyback juga ikut terkerek naik Rp25.000 per gram, menjadi Rp1.738.000 dari sebelumnya Rp1.713.000.

Dengan demikian, terdapat selisih Rp153.000 per gram antara harga jual dan harga beli kembali.

Baca Juga: Program Beras SPHP dan Bansos Berpotensi Aktif Lagi Juni 2025

Perbedaan Harga Beli dan Jual

Logam Mulia Antam menetapkan dua harga: harga emas untuk pembelian, dan harga buyback untuk penjualan kembali ke gerai resmi.

Bila seseorang membeli emas hari ini seharga Rp1.891.000 per gram, lalu menjualnya kembali di hari yang sama, ia hanya akan menerima Rp1.738.000 per gram.

Selisih harga itu mencerminkan biaya likuidasi dan margin perusahaan. Maka, emas tidak cocok untuk transaksi jangka pendek atau spekulasi harian.

Baca Juga: TPIA Pacu Ekspansi Usai Akuisisi Shell Energy Singapore

Investasi Emas Hanya Untung Jika Jangka Panjang

Karakteristik emas sebagai investasi jangka panjang kembali terbukti. Dalam jangka pendek, investor bisa mengalami kerugian. Misalnya, pembeli emas pada 9 Mei 2025 yang membeli di harga Rp1.926.000 per gram kini merugi sekitar 9,76%.

Hal serupa terjadi pada pembelian di April 2025 yang merugi 10,55%. Namun, mereka yang membeli di Februari 2025 di harga Rp1.678.000 sudah mencatat keuntungan 3,58%.

Kinerja Investasi Setahun Terakhir

Investor emas yang membeli pada 16 Mei 2024 di harga Rp1.354.000 per gram kini memperoleh keuntungan 28,36% jika menjual di harga buyback hari ini.

Baca Juga: Investasi Qatar Pangkalan Militer AS Diperkuat, Trump Peluang AI

Keuntungan itu bahkan bisa mencapai 63,50% jika pembelian dilakukan pada Agustus 2023, di harga Rp1.063.000 per gram.

Berikut adalah tabel kinerja investasi emas Antam berdasarkan waktu pembelian dan keuntungan/kerugian saat dijual kembali dengan harga buyback per 16 Mei 2025:

Tabel Performa Investasi Emas Antam

Tanggal PembelianHarga Beli (Rp/gram)Harga Buyback (Rp/gram)Keuntungan / Kerugian (%)
09 Mei 20251.926.0001.738.000-9,76%
16 April 20251.943.0001.738.000-10,55%
16 Februari 20251.678.0001.738.000+3,58%
16 November 20241.468.0001.738.000+18,39%
16 Agustus 20241.404.0001.738.000+23,79%
16 Mei 20241.354.0001.738.000+28,36%
16 Februari 20241.118.0001.738.000+55,46%
16 November 20231.096.0001.738.000+58,58%
16 Agustus 20231.063.0001.738.000+63,50%

Tabel ini menunjukkan bahwa emas Antam hanya memberikan keuntungan signifikan jika disimpan dalam jangka panjang, di atas 6–12 bulan.

Spread harga yang lebar menjadikan emas kurang ideal untuk jual beli jangka pendek.

Baca Juga: Wisata RI Kalah dari Malaysia, Airlangga & Sri Mulyani Bergerak

Momentum Emas Masih Menjanjikan

Meskipun harga emas bergerak fluktuatif dalam jangka pendek, tren jangka panjang tetap mendaki. Investor yang bersabar dan membeli emas untuk disimpan dalam jangka tahunan umumnya menikmati imbal hasil signifikan.

Oleh karena itu, peminat investasi emas diimbau untuk menyesuaikan strategi dengan horizon waktu yang panjang.

Jangan terjebak membeli emas untuk spekulasi harian, sebab selisih harga jual dan beli (spread) tetap tinggi.

Emas tetap menjadi pilihan stabil dalam menghadapi ketidakpastian global, inflasi, dan pelemahan mata uang.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.