Geser Kebawah
KomoditasPasar

Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp1,965 Juta per Gram

74
×

Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp1,965 Juta per Gram

Sebarkan artikel ini
Harga Emas Antam Turun Tipis Jadi Rp1,965 Juta per Gram
Harga emas batangan Antam turun Rp1.000 ke level Rp1.965.000 per gram pada Rabu, 30 April 2025. Harga buyback juga ikut terkoreksi.

JAKARTA, BursaNusantara.com – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali mengalami penyesuaian ke bawah pada perdagangan Rabu, 30 April 2025.

Berdasarkan situs resmi Logam Mulia, harga jual emas pecahan satu gram tercatat di angka Rp1.965.000 atau turun Rp1.000 dari posisi hari sebelumnya yang berada di level Rp1.966.000 per gram.

Sponsor
Iklan

Penurunan ini juga diikuti oleh harga beli kembali (buyback) yang turun sebesar Rp1.000 menjadi Rp1.814.000 per gram.

Pergerakan Harga Emas Pecahan Antam

Penyesuaian harga tak hanya terjadi pada emas pecahan satu gram, tetapi juga pada berbagai ukuran lainnya. Untuk pecahan 0,5 gram, harga ditawarkan sebesar Rp1.032.500.

Baca Juga: Harga Emas Antam Hari Ini Masih Stagnan

Adapun harga pecahan 5 gram dibanderol Rp9.600.000, sementara pecahan 10 gram dijual seharga Rp19.145.000.

Emas batangan pecahan 25 gram dipasarkan dengan harga Rp47.737.000, sedangkan pecahan 50 gram ditetapkan di level Rp95.395.000.

Untuk pecahan yang lebih besar, harga emas 100 gram dijual seharga Rp190.712.000, dan emas 250 gram dipatok Rp476.515.000.

Harga emas 500 gram ditetapkan Rp952.820.000, sedangkan untuk emas batangan 1 kilogram mencapai Rp1.905.600.000.

Perbedaan Harga Berdasarkan Ukuran Batangan

Harga per gram logam mulia Antam bervariasi tergantung pada ukuran batangannya. Umumnya, emas dengan ukuran lebih kecil memiliki harga per gram yang lebih tinggi karena adanya biaya cetak tambahan.

Kondisi ini menjadi pertimbangan penting bagi pelaku bisnis dan investor dalam menentukan strategi pembelian emas.

Harga emas batangan 1 kilogram kerap dijadikan acuan utama karena mencerminkan harga dasar tanpa banyak tambahan biaya cetak.

Fluktuasi harga emas seperti ini menjadi indikator penting dalam melihat sentimen pasar komoditas, khususnya dalam sektor logam mulia, di tengah dinamika global dan domestik yang mempengaruhi harga aset safe haven ini.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.