Geser Kebawah
BisnisEnergi

Hendarman Jadi Komisaris Utama BYAN, Era Baru di Bawah Kepemimpinannya

111
×

Hendarman Jadi Komisaris Utama BYAN, Era Baru di Bawah Kepemimpinannya

Sebarkan artikel ini
Hendarman Jadi Komisaris Utama BYAN Era Baru di Bawah Kepemimpinannya
PT Bayan Resources (BYAN) angkat Hendarman sebagai Komisaris Utama Independen, menggantikan Purnomo Yusgiantoro yang kini jadi Penasihat Khusus Presiden.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Bayan Resources Tbk. (BYAN), emiten tambang batu bara terkemuka di Indonesia, membuat gebrakan besar dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang digelar pada Rabu, 15 Januari 2025.

Perusahaan ini resmi mengangkat Hendarman, S.H., mantan Jaksa Agung Republik Indonesia, sebagai Komisaris Utama Independen. Keputusan strategis ini sekaligus menjadi tonggak baru dalam perjalanan perusahaan tambang ini.

Sponsor
Iklan

Langkah ini diambil setelah Purnomo Yusgiantoro, yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Utama BYAN, resmi mengundurkan diri.

Purnomo kini dipercaya sebagai Penasihat Khusus Presiden untuk Urusan Energi dalam Kabinet Merah Putih Periode 2024-2029. Dengan pengalaman panjang sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada era tiga Presiden, Purnomo kini fokus pada tantangan energi nasional.

Hendarman: Dari Penegak Hukum ke Pemimpin Korporasi

Hendarman, yang sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Independen BYAN sejak tahun 2023, membawa segudang pengalaman dari dunia hukum ke kursi pimpinan tertinggi di jajaran Komisaris BYAN.

Sebagai Jaksa Agung RI pada periode 2007 hingga 2010, Hendarman dikenal luas atas kiprahnya dalam reformasi hukum di Indonesia. Kehadiran Hendarman diyakini mampu memperkuat tata kelola perusahaan yang lebih baik dan transparan, sejalan dengan standar global.

Dalam keterbukaan informasi yang dirilis BYAN pada Jumat, 17 Januari 2025, perusahaan menyampaikan, “Menyetujui pengangkatan Hendarman, S.H., sebagai Komisaris Utama Independen Perseroan, terhitung sejak ditutupnya Rapat sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan tahun 2027 sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar Perseroan untuk masa jabatan anggota Dewan Komisaris.”

Transformasi BYAN Menuju Masa Depan Berkelanjutan

Pengangkatan Hendarman tidak hanya sekadar pergantian pemimpin, tetapi juga menjadi simbol komitmen BYAN untuk terus berinovasi dan menjaga keberlanjutan operasionalnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, sektor tambang menghadapi tantangan besar terkait transisi energi dan keberlanjutan lingkungan. Dengan pengalaman Hendarman dalam mengelola isu-isu strategis, perusahaan ini diharapkan dapat memainkan peran kunci dalam mendukung agenda transisi energi nasional.

Selain itu, keputusan ini menunjukkan fleksibilitas BYAN dalam menghadapi dinamika pasar. Dengan pemimpin baru yang memiliki perspektif luas di bidang hukum dan tata kelola, BYAN diharapkan mampu menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi para pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya.

Purnomo Yusgiantoro: Legenda di Dunia Energi

Peran besar Purnomo Yusgiantoro di sektor energi Indonesia tak dapat disangkal. Sebagai Menteri ESDM pada era Presiden Abdurrahman Wahid, Megawati Soekarnoputri, dan Susilo Bambang Yudhoyono, ia telah mencetak sejarah dengan kebijakan-kebijakan strategisnya. Kini, sebagai Penasihat Khusus Presiden, ia akan memberikan pandangan berharga untuk pengelolaan energi nasional.

Dengan pengunduran dirinya dari BYAN, Purnomo memberikan kesempatan bagi generasi baru untuk melanjutkan tongkat estafet kepemimpinan. Hal ini juga mencerminkan komitmen BYAN untuk tetap relevan dalam lanskap industri tambang yang terus berubah.

Prospek Masa Depan

Pergantian pucuk pimpinan di BYAN ini dipandang sebagai langkah strategis untuk menghadapi tantangan industri tambang yang semakin kompleks. Hendarman memiliki tugas besar untuk memastikan bahwa BYAN tidak hanya menjadi pemimpin pasar di sektor batu bara, tetapi juga sebagai pelopor dalam tata kelola perusahaan yang berkelanjutan.

Sebagai perusahaan tambang besar, BYAN memiliki tanggung jawab untuk mendukung target transisi energi Indonesia menuju energi baru dan terbarukan. Dengan dukungan kepemimpinan Hendarman, BYAN optimis mampu mencapai tujuan tersebut tanpa mengesampingkan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru