JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) membidik pertumbuhan kinerja dua digit pada tahun 2025.
Optimisme ini ditopang permintaan kuat terhadap produk sekuriti digital dan percetakan sekuriti, baik dari pasar domestik maupun internasional.
Perusahaan menilai tren positif pada 2024 masih akan berlanjut sepanjang tahun ini.
Baca Juga: Kinerja SIDO Melonjak 23% di 2024, Targetkan Pertumbuhan Dua Digit di 2025
Kinerja 2024 Tetap Tangguh
Pada 2024, meskipun penjualan menurun 7,8% menjadi Rp2,11 triliun, JTPE tetap mencetak laba konsolidasi Rp253,67 miliar.
Capaian laba tersebut tumbuh 12% secara tahunan (YoY), berkat strategi efisiensi dan normalisasi harga bahan baku, khususnya chip.
Direktur Utama JTPE, Allan Wibisono Oei, menegaskan bahwa efisiensi operasional mendorong margin keuntungan yang sehat.
Baca Juga: Bitcoin Tembus Angka Fantastis: Awal 2025 Dipenuhi Optimisme
Segmen Sekuritas Jadi Kontributor Utama
Segmen sekuritas memberikan kontribusi terbesar senilai Rp1,88 triliun.
Permintaan tinggi terhadap kartu identitas, paspor berteknologi tinggi, dan kartu pembayaran menjadi pendorong utama.
JTPE juga merespons digitalisasi sektor keuangan lewat pengembangan kartu OTP dan teknologi biometrik.
Baca Juga: CLEO Targetkan Penjualan Dobel Digit, Komitmen Hijau Tinggi
Produk Non-Sekuritas dan Ekspansi Global
Segmen non-sekuritas mencatatkan penjualan Rp234,88 miliar.
Produk di lini ini meliputi hologram, materai, kupon, perlindungan merek, hingga gift card dan kalender.
Pasar domestik mendominasi penjualan dengan nilai Rp1,73 triliun.
Sementara itu, ekspor melonjak signifikan hingga Rp382,43 miliar.
Baca Juga: Menakar Masa Depan Sektor Manufaktur Indonesia di Tahun 2025
Wilayah ekspor mencakup negara-negara di Afrika, Asia, dan Amerika Selatan.
Rencana Dividen dan Fokus ke Depan
Dengan arus kas bebas sebesar Rp251,6 miliar, JTPE berencana mengusulkan rasio dividen 50%–70% pada RUPS tahunan.
Manajemen tetap berkomitmen pada efisiensi dan pengembangan produk berteknologi tinggi.
Langkah ini diyakini mampu menjaga tren pertumbuhan dua digit di sepanjang 2025.
Baca Juga: Laba CLEO Melonjak 46% di 2024, Penjualan Tembus Rp 2,7 T












