Geser Kebawah
PasarSaham

Komisaris Utama AKRA Tambah Kepemilikan Saham, Apa Dampaknya?

136
×

Komisaris Utama AKRA Tambah Kepemilikan Saham, Apa Dampaknya?

Sebarkan artikel ini
komisaris utama akra tambah kepemilikan saham, apa dampaknya kompres
Komisaris Utama PT AKR Corporindo Tbk, Soegiarto Adikoesoemo, menambah kepemilikan sahamnya hingga 115,26 juta lembar. Simak detail transaksi dan dampaknya di pasar.

Komisaris Utama AKRA Tambah Saham, Tanda Kepercayaan di Pasar?

JAKARTA, BursaNusantara.com – Komisaris Utama PT AKR Corporindo Tbk. (AKRA), Soegiarto Adikoesoemo, kembali menambah kepemilikan sahamnya di perusahaan.

Berdasarkan laporan resmi, transaksi ini dilakukan pada 7, 10, dan 11 Februari 2025 dengan total pembelian 13.661.500 lembar saham di rentang harga Rp1.104 – Rp1.124 per saham.

Sponsor
Iklan

Menurut Suresh Vembu, Direktur & Corporate Secretary AKRA, pembelian saham ini bertujuan sebagai investasi dengan kepemilikan saham langsung. Langkah ini menunjukkan optimisme tinggi terhadap kinerja perusahaan di masa depan.


Total Kepemilikan Saham Soegiarto Adikoesoemo Meningkat

Pasca transaksi ini, total kepemilikan saham Soegiarto Adikoesoemo meningkat menjadi 115,26 juta lembar saham atau setara dengan 0,574%, naik dari sebelumnya 101,6 juta lembar saham (0,506%).

Kenaikan porsi kepemilikan ini bisa menjadi sinyal positif bagi investor, mengingat langkah seorang komisaris utama biasanya mencerminkan keyakinan terhadap fundamental perusahaan.


Harga Saham AKRA Stagnan, Investor Tunggu Aksi Berikutnya?

Menariknya, meskipun terjadi aksi beli dalam jumlah besar, harga saham AKRA pada perdagangan Rabu (12/2/2025) tetap stagnan di Rp1.105 per lembar saham.

Hal ini menunjukkan bahwa pasar masih mencermati dampak lebih lanjut dari aksi korporasi ini. Apakah langkah Soegiarto akan diikuti oleh investor lain? Atau justru ada faktor lain yang menahan pergerakan harga?

Dengan kepemilikan saham yang terus bertambah, investor mungkin akan menantikan strategi perusahaan ke depan, termasuk potensi ekspansi bisnis atau kebijakan dividen yang menarik.

Bagaimana menurut Anda? Apakah langkah ini akan menggerakkan harga saham AKRA ke level lebih tinggi?

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.