Geser Kebawah
HeadlinePasarSaham

Kontrak Tertinggi dalam 50 Tahun PTRO (Petrosea) Rp64,3 Triliun

220
×

Kontrak Tertinggi dalam 50 Tahun PTRO (Petrosea) Rp64,3 Triliun

Sebarkan artikel ini
kontrak tertinggi dalam 50 tahun ptro (petrosea) rp64,3 triliun kompres
Petrosea (PTRO) raup kontrak Rp64,3 triliun, tertinggi dalam sejarah 50 tahun. Simak strategi dan dampak stock split bagi investor!

Petrosea (PTRO) Torehkan Rekor Kontrak Rp64,3 Triliun: Tertinggi dalam 5 Dekade

JAKARTA, BursaNusantara.com – Emiten tambang dan konstruksi milik konglomerat Prajogo Pangestu, PT Petrosea Tbk (PTRO), baru saja mengukir sejarah dengan mencatatkan total perolehan kontrak (backlog) senilai Rp64,3 triliun hingga akhir 2024.

Angka ini menjadi yang tertinggi dalam 50 tahun perjalanan perusahaan. Bagaimana strategi PTRO memenangi proyek strategis ini? Simak analisis lengkapnya!

Sponsor
Iklan

Backlog Rp64,3 Triliun: Puncak Prestasi 50 Tahun PTRO

Kartika Hendrawan, Chief Investment Officer PTRO, mengungkapkan bahwa pencapaian ini didorong oleh keahlian dan rekam jejak perusahaan di sektor pertambangan dan konstruksi.

“Kami berada di posisi kuat untuk merealisasikan strategi bisnis dan memberikan nilai tambah bagi investor,” tegas Hendrawan dalam keterangan resmi, Kamis (13/2).

Nilai backlog tersebut mencakup tiga proyek kunci:

  1. Kontrak Jasa Pertambangan dengan PT Pasir Bara Prima senilai Rp17,4 triliun (durasi life of mine).
  2. Proyek Ubadari, Tangguh EGR/CCUS & Tangguh Onshore Compression (UCC) senilai Rp4,6 triliun (24 bulan).
  3. Pembangunan Tambang Blok Pomalaa bersama PT Vale Indonesia Tbk senilai Rp2,8 triliun (24 bulan).

Stock Split 1:10: Likuiditas Meningkat, Investor Melonjak 287%

Di tengah raihan kontrak, PTRO juga melakukan pemecahan saham (stock split) dengan rasio 1:10 pada Januari 2025. Langkah ini sukses meningkatkan likuiditas dan jumlah pemegang saham:

  • Total investor: Naik dari 12.883 (akhir 2024) menjadi 49.796 (Januari 2025).
  • Investor institusi: Bertambah dari 195 menjadi 284.
  • Investor perorangan: Melonjak dari 12.688 menjadi 49.512.
  • Investor asing: Tumbuh dari 109 menjadi 125.

“Stock split menjadi katalis untuk menarik lebih banyak partisipasi pasar, terutama dari investor ritel,” jelas Hendrawan.

Strategi PTRO: Kombinasi Rekam Jejak & Inovasi Teknologi

Sebagai perusahaan dengan pengalaman lima dekade, PTRO mengandalkan dua pilar utama:

  1. Ekspansi Proyek Strategis: Fokus pada proyek pertambangan berkelanjutan dan energi hijau, seperti CCUS (Carbon Capture, Utilization, and Storage).
  2. Peningkatan Efisiensi Operasional: Implementasi teknologi digital untuk optimalkan biaya dan waktu pengerjaan.

Dampak bagi Investor: Potensi Dividen & Apresiasi Saham

Analis pasar memprediksi kinerja PTRO akan terus membaik seiring realisasi kontrak. Sejak stock split, harga saham PTRO telah menunjukkan tren positif dengan peningkatan volume transaksi harian rata-rata 45%. Selain itu, investor berharap perusahaan akan membagikan dividen lebih besar di 2025.

Prospek 2025: PTRO Targetkan Kontrak Baru di Sektor Energi Hijau

Hendrawan menyebut PTRO sedang menjajaki proyek energi terbarukan dan infrastruktur hijau di Asia Tenggara. “Kami melihat potensi besar di sektor ini, terutama untuk mendukung transisi energi global,” ujarnya.

Tips Investasi di Saham PTRO

Bagi pemula yang ingin berinvestasi di PTRO, berikut rekomendasi ahli:

  • Pantau Realisasi Kontrak: Pastikan progres proyek sesuai timeline.
  • Analisis Laporan Keuangan: Perhatikan rasio utang dan margin laba bersih.
  • Diversifikasi Portofolio: Jangan fokus hanya pada satu emiten sektor tambang.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Tinggalkan Balasan