Geser Kebawah
HeadlinePasarSaham

Menanti Dividen PTBA 2025, Potensi Cuan Sampai 11,66%

5905
×

Menanti Dividen PTBA 2025, Potensi Cuan Sampai 11,66%

Sebarkan artikel ini
Menanti Dividen PTBA 2025, Potensi Cuan Sampai 11,66%
PTBA berpotensi bagikan dividen hingga Rp332,60 per saham. Simak asumsi payout dan agenda RUPST emiten batu bara pelat merah ini.

PTBA dan Warisan Dividen Jumbo yang Konsisten

JAKARTA, BursaNusantara.com – Tak banyak emiten yang memiliki rekam jejak pembagian dividen setebal PT Bukit Asam Tbk (IDX:PTBA).

Perusahaan batu bara pelat merah ini kembali menjadi sorotan menjelang musim RUPST, dengan asumsi pasar menanti kebijakan pembagian laba tahun buku 2024.

Sponsor
Iklan

Sejak 2003, PTBA nyaris tak pernah absen membagikan dividen. Bahkan, payout ratio mereka pernah menyentuh 100%, mengalirkan seluruh laba bersih ke pemegang saham.

Menghitung Potensi Dividen Tahun Ini

Pada tahun 2023, PTBA membukukan laba bersih sebesar Rp5,10 triliun. Laba tersebut menghasilkan earning per share (EPS) sebesar Rp443,01 per saham. Dengan riwayat payout ratio di kisaran 75%, dividen tahun ini diperkirakan mencapai Rp332,60 per lembar.

Harga saham PTBA per 28 Mei 2025 tercatat Rp2.850. Dengan asumsi dividen sebesar Rp332,60, potensi yield yang bisa diraih investor mencapai 11,66%.

Pola ini menguatkan persepsi pasar bahwa PTBA tetap berada di jalur saham dividen premium, terlebih posisinya sebagai anggota indeks High Dividend 20.

Hubungan Strategis dengan MIND ID dan Dana Kelolaan

PTBA merupakan bagian dari MIND ID, holding tambang BUMN. Kontribusinya tidak hanya sebatas profit perusahaan, namun juga menjadi saluran penyalur dana ke Danantara lewat jalur dividen.

“Ketika dividen disalurkan, tidak hanya pemegang saham publik yang menikmati, tapi juga ada peran negara di dalamnya,” ungkap Mohamad Ali analis senior BursaNusantara.com.

Oleh sebab itu, skenario pembagian dividen besar dipandang sebagai bagian dari mekanisme strategis pemerintah dalam pengelolaan BUMN sektor sumber daya alam.

Agenda RUPST yang Menjadi Sorotan

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PTBA akan membahas sejumlah keputusan strategis. Salah satunya adalah penetapan pembagian laba tahun buku 2024, yang akan mengonfirmasi besar dividen yang dibagikan tahun ini.

Selain itu, agenda RUPST juga mencakup perubahan susunan pengurus, penunjukan akuntan publik, dan penetapan tantiem serta remunerasi bagi dewan komisaris dan direksi.

Proses ini menjadi titik penting penentu arah distribusi nilai kepada investor serta menjaga transparansi tata kelola korporasi PTBA.

[tradingview_chart]

Menanti Kepastian dan Momentum Pasar

Investor menanti tanggal RUPST sebagai kunci kepastian dividen. Sementara itu, harga saham PTBA akan sangat sensitif terhadap ekspektasi pasar terhadap keputusan ini.

“Jika proyeksi dividen terealisasi di atas 10%, minat investor ritel hingga institusi dipastikan akan naik. Potensi penguatan harga jangka pendek terbuka lebar,” jelas analis BursaNusantara.com.

Dengan dividen yang nyaris setara deposito jumbo, PTBA tetap menjadi primadona dalam strategi portofolio jangka menengah.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.