Geser Kebawah
KeuanganMultifinance

MUF Pacu Pertumbuhan, Targetkan Rp 40,3 Triliun di 2025

84
×

MUF Pacu Pertumbuhan, Targetkan Rp 40,3 Triliun di 2025

Sebarkan artikel ini
muf pacu pertumbuhan, targetkan rp 40,3 triliun di 2025 kompres
PT Mandiri Utama Finance (MUF) optimistis target piutang pembiayaan Rp 40,3 triliun tercapai pada 2025, tumbuh 15,14% dari tahun sebelumnya.

MUF Targetkan Piutang Pembiayaan Rp 40,3 Triliun di 2025

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Mandiri Utama Finance (MUF) menargetkan pertumbuhan piutang pembiayaan sebesar Rp 40,3 triliun pada tahun 2025.

Target ini menunjukkan peningkatan sebesar 15,14% dibandingkan pencapaian akhir tahun 2024 yang mencapai Rp 35 triliun.

Sponsor
Iklan

Optimisme ini didorong oleh tren pertumbuhan industri multifinance serta strategi inovasi digital yang semakin kuat.

Pertumbuhan 14% di 2024, Segmen Mobil Baru Jadi Kontributor Utama

Menurut Head of Corporate Secretary & Legal MUF, Elisabeth Lidya Sirait, piutang pembiayaan hingga Desember 2024 mencatatkan pertumbuhan sebesar 14% dibandingkan tahun sebelumnya.

Faktor utama yang mendorong peningkatan ini adalah tingginya permintaan pada segmen mobil baru, yang terus mengalami tren positif meskipun terdapat sejumlah tantangan ekonomi.

Tantangan dan Peluang MUF di 2025

Elisabeth mengakui bahwa meskipun prospek pertumbuhan positif, terdapat beberapa tantangan yang perlu diantisipasi. Salah satu faktor yang menjadi perhatian adalah kebijakan ekonomi yang terus berfluktuasi, termasuk kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang baru-baru ini diberlakukan.

Kebijakan ini berpotensi mempengaruhi daya beli masyarakat dan skema pembiayaan kendaraan di Indonesia.

Namun, di sisi lain, Elisabeth juga menyoroti peluang besar yang bisa dimanfaatkan MUF. Digitalisasi pembiayaan menjadi salah satu strategi utama untuk meningkatkan penetrasi pasar.

Selain itu, MUF juga akan semakin menguatkan sinergi dengan induk perusahaan, Bank Mandiri, serta Bank Syariah Indonesia (BSI), guna memperluas jangkauan pembiayaan kendaraan syariah yang semakin diminati oleh masyarakat.

Dukungan Industri Multifinance dan Proyeksi APPI

Optimisme MUF juga didukung oleh proyeksi dari Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI), yang memperkirakan pertumbuhan industri multifinance di Indonesia dapat mencapai 7%-8% pada 2025.

Elisabeth menegaskan bahwa meskipun tantangan ekonomi global dan domestik masih perlu diwaspadai, momentum pertumbuhan industri multifinance tetap akan terjaga dengan dukungan dari berbagai faktor eksternal dan internal.

“Dengan strategi yang tepat serta dukungan dari berbagai pihak, kami yakin pertumbuhan industri multifinance dapat berjalan sesuai dengan ekspektasi,” ungkapnya.

MUF Fokus pada Pembiayaan Kendaraan Listrik dan Syariah

Seiring dengan tren kendaraan ramah lingkungan, MUF juga melihat potensi besar pada pembiayaan kendaraan listrik. Pemerintah Indonesia telah mendorong penggunaan kendaraan listrik sebagai bagian dari upaya transisi energi bersih, dan MUF berkomitmen untuk mendukung kebijakan ini dengan menghadirkan skema pembiayaan yang kompetitif.

Selain itu, pembiayaan berbasis syariah juga diproyeksikan menjadi salah satu segmen dengan pertumbuhan signifikan di masa mendatang. Dengan dukungan dari BSI, MUF berencana untuk meningkatkan pangsa pasar pembiayaan syariah yang semakin diminati oleh konsumen di Indonesia.

Kesimpulan: MUF Siap Capai Target dengan Inovasi Digital dan Sinergi Strategis

Dengan strategi inovasi digital, fokus pada pembiayaan kendaraan listrik dan syariah, serta sinergi yang semakin erat dengan Bank Mandiri dan BSI, MUF optimistis dapat mencapai target piutang pembiayaan sebesar Rp 40,3 triliun di tahun 2025.

Meskipun masih terdapat tantangan seperti kebijakan ekonomi dan dinamika pasar, momentum pertumbuhan industri multifinance di Indonesia tetap kuat.

Ke depan, MUF akan terus beradaptasi dengan tren pasar dan memanfaatkan peluang yang ada guna mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri pembiayaan nasional.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru