Kuota 15.834 Penumpang dan Layanan Angkutan Motor
JAKARTA, BursaNusantara.com – Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan resmi mengumumkan kesiapan program angkutan jalan gratis untuk masa Lebaran tahun ini. Sebanyak 401 unit bus disiagakan guna menampung total 15.834 penumpang yang terbagi untuk arus mudik dan arus balik.
Informasi mengenai pendaftaran mudik gratis Kemenhub 2026 dipastikan mulai dapat diakses publik pada 1 Maret mendatang. Calon pemudik dapat melakukan registrasi secara daring melalui laman resmi nusantara.kemenhub.go.id hingga kuota terpenuhi.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, menjelaskan bahwa program ini menjangkau 34 kota tujuan di 10 provinsi yang tersebar dari Sumatera hingga Jawa. Selain bus, otoritas terkait juga menyediakan 8 unit truk dengan kapasitas 240 unit sepeda motor untuk memfasilitasi warga yang ingin membawa kendaraan roda duanya ke kampung halaman.
Baca Juga
Mekanisme Registrasi dan Jadwal Keberangkatan
Proses penyerahan sepeda motor dijadwalkan berlangsung pada 16 Maret 2026 di Terminal Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Pengiriman kendaraan tersebut dilakukan pada malam hari di tanggal yang sama untuk memastikan ketersediaan unit di lokasi tujuan saat pemiliknya tiba.
Keberangkatan arus mudik sendiri akan dilaksanakan bertahap mulai 16 hingga 18 Maret 2026 dari berbagai terminal di Jabodetabek. Lokasi pemberangkatan mencakup Terminal Jatijajar, Pulogebang, Kampung Rambutan, hingga Poris Plawad guna memecah kepadatan penumpang di satu titik.
Sementara itu, arus balik dijadwalkan serentak pada 25 Maret 2026 dari 12 kota terpilih di 8 provinsi. Kota-kota seperti Solo, Yogyakarta, Surabaya, hingga Medan masuk dalam daftar lokasi pemberangkatan arus balik menuju wilayah Jabodetabek.
Standar Keselamatan dan Rampcheck Armada
Kementerian Perhubungan menekankan pentingnya aspek kelaikan jalan bagi seluruh armada bus yang terlibat dalam program ini. Inspeksi keselamatan atau rampcheck wajib dilaksanakan terhadap setiap unit kendaraan sebelum diizinkan mengangkut penumpang.
Aan Suhanan menegaskan bahwa pemeriksaan ini mencakup kondisi fisik bus serta kesiapan kesehatan para pengemudi. Upaya tersebut merupakan bagian dari jaminan pemerintah agar seluruh penumpang dapat sampai di tujuan dengan selamat dan nyaman.
Selain penguatan armada jalan raya, koordinasi lintas sektoral juga dilakukan dengan melibatkan ribuan masjid sebagai tempat transit pemudik. Sinergi ini diharapkan mampu menjaga ritme pergerakan massa yang diprediksi akan mencapai puncaknya pada 18 Maret 2026.









