Geser Kebawah
HeadlinePasarSaham

Prediksi IHSG Hari Ini: Terkoreksi atau Uji Resistance 7.418?

35
×

Prediksi IHSG Hari Ini: Terkoreksi atau Uji Resistance 7.418?

Sebarkan artikel ini
Prediksi IHSG Hari Ini Terkoreksi atau Uji Resistance 7.418
IHSG diprediksi rawan koreksi ke 6.645 awal pekan ini. Intip peluang Buy on Weakness INCO & AADI sebelum rebound. Cek analisa lengkapnya di sini untuk cuan maksimal!

Mengukur Napas Indeks di Tengah Tekanan Jual Mingguan

JAKARTA, BursaNusantara.com – Lonjakan tekanan jual yang menghantam bursa di akhir pekan lalu menyisakan lubang menganga yang berisiko menyeret indeks lebih dalam pada pembukaan perdagangan pagi ini.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari Senin (11/5/2026) diprediksi rawan terjatuh ke dalam rentang koreksi 6.645 hingga 6.838.

Skenario terbaik atau best case memungkinkan indeks kembali menguat guna menguji area resistensi pada level 7.207 hingga 7.418.

Riset MNC Sekuritas menyampaikan bahwa indeks komposit pada penutupan pekan lalu terkoreksi sebesar 2,86 persen menuju angka 6.969.

Pergerakan tersebut masih didominasi oleh tekanan jual yang meningkat secara signifikan di pasar reguler.

Tekanan Jual vs Peluang Bullish 7.418: Siapa Menang?

Dalam kerangka waktu mingguan, IHSG sebenarnya masih sanggup mencatatkan penguatan marginal sebesar 0,18 persen.

Dominasi tekanan jual tetap menjadi variabel utama yang membatasi ruang gerak indeks untuk segera melakukan pembalikan arah.

Level dukungan atau support krusial awal pekan ini dipetakan berada pada angka 6.921 dan 6.838.

Batas penguatan atau resistance dipatok pada kisaran 7.207 hingga 7.323.

Bagi investor ritel, kegagalan indeks mempertahankan level 6.921 akan membuka jalan menuju koreksi dalam ke area 6.600.

Pengujian level 7.418 hanya mungkin terjadi jika arus modal masuk kembali mendominasi saham-saham penggerak pasar utama.

Strategi Amankan Aset di Tengah Kejatuhan INCO dan AADI

Kejatuhan tajam sejumlah saham sektor komoditas dan energi justru membuka celah bagi strategi akumulasi bertahap yang disiplin.

Saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) mencatatkan koreksi sangat signifikan sebesar 13,89 persen menuju level harga Rp5.425.

Penurunan drastis ini disertai tekanan jual masif, namun posisi teknikalnya diperkirakan sedang berada di bagian akhir gelombang pelemahan.

Area beli atau buy on weakness disarankan berada pada rentang Rp5.125 hingga Rp5.350 dengan target harga di Rp5.925.

Pecahnya harga INGA hampir 14 persen dalam sesi tunggal adalah peringatan keras bagi manajemen risiko investor.

Sangat krusial untuk memasang stop loss tanpa kompromi jika harga merosot di bawah level Rp5.050.

Saham AADI juga terpangkas 3,33 persen ke posisi Rp9.425 dan direkomendasikan untuk dibeli pada area Rp9.275 hingga Rp9.425.

Target harga untuk emiten ini diproyeksikan mampu menyentuh level Rp10.225 hingga mencapai Rp10.825.

Di sisi lain, saham MAPA menunjukkan anomali positif dengan menguat 5,60 persen ke Rp660 di tengah tingginya volume pembelian.

Meskipun menguat, laju saham MAPA masih tertahan oleh klaster rata-rata pergerakan MA60 dan MA200 yang cukup kuat.

Rencana perdagangan awal pekan ini menuntut ketelitian dalam menentukan titik masuk guna menghindari kerugian akibat volatilitas indeks yang belum stabil.

Keberhasilan pengujian level resistance akan sangat bergantung pada kembalinya volume pembelian di sektor-sektor penggerak pasar utama.

Investor diharapkan tetap waspada terhadap potensi kelanjutan tekanan jual sebelum indeks menemukan pijakan support yang benar-benar solid.

Lihat berita terbaru lainnya di Google Berita | Bursa Nusantara

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Memuat Grafik...

Tinggalkan Balasan