JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM), perusahaan sekuritas milik Garibaldi ‘Boy’ Thohir, mencatatkan pertumbuhan kinerja yang mengesankan sepanjang 2024. Berdasarkan laporan keuangan terbaru, laba bersih TRIM meningkat signifikan sebesar 61,73%, mencapai Rp 262,15 miliar dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar Rp 162,09 miliar.
Pendapatan Usaha TRIM Tumbuh 27,24%
Pendapatan usaha TRIM juga menunjukkan pertumbuhan yang kuat. Sepanjang 2024, total pendapatan usaha perusahaan mencapai Rp 907,15 miliar, naik 27,24% dari Rp 712,96 miliar pada tahun sebelumnya.
Rincian Sumber Pendapatan TRIM
Pendapatan usaha TRIM berasal dari berbagai sumber, dengan rincian sebagai berikut:
- Jasa Manajer Investasi: Rp 283 miliar (naik dari Rp 272,56 miliar)
- Komisi Perantara Efek: Rp 176,46 miliar (naik dari Rp 98,16 miliar)
- Jasa Penjamin Emisi Efek: Rp 63,27 miliar (turun dari Rp 85,39 miliar)
- Jasa Penasihat Keuangan: Rp 29,09 miliar (melonjak dari Rp 6,9 miliar)
- Pendapatan Lain-lain: Rp 4,9 miliar (turun dari Rp 5,68 miliar)
Selain itu, pendapatan dari dividen dan bunga juga mengalami lonjakan signifikan menjadi Rp 328,04 miliar dari Rp 215,89 miliar di tahun sebelumnya. Sementara itu, pendapatan dari keuntungan efek tercatat Rp 22,35 miliar, turun dari Rp 28,36 miliar.
Laba Per Saham dan Total Aset Meningkat
Kenaikan laba TRIM turut berdampak pada peningkatan laba per saham dasar yang mencapai Rp 36,55 pada 2024, naik dari Rp 22,85 pada tahun sebelumnya. Hal ini mencerminkan performa positif perusahaan di tengah dinamika pasar modal Indonesia.
Dari sisi total aset, TRIM mencatatkan pertumbuhan yang cukup besar. Total aset perusahaan per akhir 2024 mencapai Rp 3,54 triliun, naik dari Rp 2,87 triliun di 2023.
Liabilitas dan Ekuitas TRIM
Sejalan dengan peningkatan aset, total liabilitas TRIM juga mengalami kenaikan menjadi Rp 2,06 triliun dari sebelumnya Rp 1,65 triliun. Sementara itu, ekuitas perusahaan meningkat menjadi Rp 1,48 triliun dari Rp 1,21 triliun di 2023.
Posisi Kas dan Prospek ke Depan
TRIM menutup tahun 2024 dengan saldo kas dan setara kas sebesar Rp 396,04 miliar, meningkat dari Rp 200 miliar pada tahun sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan likuiditas perusahaan yang semakin kuat dalam menghadapi tantangan ekonomi global maupun dinamika pasar modal domestik.
Dengan kinerja yang solid sepanjang 2024, TRIM diprediksi akan terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di industri sekuritas Indonesia.












