Geser Kebawah
Aksi KorporasiHeadlinePasar

SMGR Bagi Dividen 96,21 per Saham, Redam Tekanan Pasar

111
×

SMGR Bagi Dividen 96,21 per Saham, Redam Tekanan Pasar

Sebarkan artikel ini
SMGR Bagi Dividen 96,21 per Saham, Redam Tekanan Pasar
SMGR bagikan dividen Rp96,21 per saham, setara 90,13% laba 2024. Strategi redam tekanan pasar semen nasional.

Dividen Besar SMGR Jadi Sinyal Penguatan Loyalitas Investor

JAKARTA, BursaNusantara.com – Di tengah tantangan berat industri semen nasional, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) memilih jalur afirmatif: membagikan dividen tunai sebesar Rp 96,21 per saham atau total Rp 648,75 miliar dari laba bersih tahun buku 2024.

Langkah ini disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Jumat, 23 Mei 2025.

Sponsor
Iklan

Distribusi dividen yang mencapai 90,13% dari total laba ini menjadi strategi sinyal kuat SMGR ingin memastikan investor tetap yakin di tengah pasar domestik yang stagnan akibat kelebihan pasokan dan lemahnya permintaan.

Strategi Mikro-Market Jadi Penopang

Menurut Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, keberhasilan ini merupakan buah dari strategi pendekatan micro-market yang agresif. Perseroan memusatkan perhatian pada pasar retail dan mempertahankan dominasi di proyek-proyek infrastruktur strategis.

“SIG berhasil melalui tahun 2024 dengan mempertahankan kinerja di tengah kondisi kelebihan pasokan dan melambatnya infrastruktur,” ujar Vita dalam keterangan tertulisnya.

Meski berada dalam kondisi pasar yang suram, SIG tetap mampu menjaga margin keuntungan dan mempertahankan pangsa pasar nasional sebesar 48,2% per akhir 2024.

Fokus pada Efisiensi dan Keberlanjutan

SMGR juga disebut aktif menjalankan program efisiensi biaya serta memperkuat aspek keberlanjutan. Kedua pendekatan ini tidak hanya menekan pengeluaran, tetapi juga memberi citra positif bagi investor jangka panjang.

Porsi sisa laba yang ditahan 9,87% atau sekitar Rp 71,02 miliar ditetapkan sebagai cadangan lainnya. Ini memberi ruang fleksibilitas keuangan tanpa mengorbankan likuiditas operasional.

“SIG berkomitmen mengoptimalkan nilai pemegang saham lewat dividen rutin,” imbuh Vita.

Langkah ini memberi sinyal positif di tengah tekanan harga dan kompetisi ketat antar pemain besar industri semen nasional. SMGR tampaknya sadar bahwa menjaga kepercayaan investor adalah kunci bertahan.

Potensi Aksi Saham SMGR Usai Dividen: Analisa Teknis & Sentimen Pasar

Menurut Analis Pasar Saham Senior Mohamad Ali dari BursaNusantara.com, keputusan SMGR membagikan dividen jumbo dapat menjadi pemicu peningkatan minat jangka pendek, meski tekanan teknikal masih terasa.

“Secara teknikal, saham SMGR menunjukkan rebound signifikan pada 23 Mei 2025, dengan kenaikan +2,74% dan ditutup di Rp 3.380. Ini menembus resistance dinamis dari MA-14 dan MA-21 yang mulai golden cross,” jelas Ali.

Volume transaksi menanjak signifikan (naik ke atas 34 juta lembar), mengindikasikan akumulasi oleh pelaku pasar. Data broker summary memperlihatkan dominasi beli bersih (net buy) dari sejumlah broker ritel seperti:

  • PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TP)
  • PT BNI Sekuritas (NI)
  • PT Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KZ)

Ketiga broker tersebut masuk dalam daftar 5 besar akumulasi bersih dengan volume beli yang melampaui volume jual, menandakan meningkatnya minat beli dari kalangan investor ritel domestik.

“Foreign flow masih negatif (–5,7 miliar), namun tekanan jual dari asing mulai berkurang. Ini membuka ruang bagi investor domestik untuk memimpin rally jangka pendek,” ujar Ali.

Dari sisi akumulasi, indikator Acc/Dist menunjukkan perbaikan perlahan, mendukung narasi bottom reversal. Namun, secara makro, harga saham SMGR masih bergerak dalam area konsolidasi menengah.

“Dividen besar bisa menjadi katalis sementara, tetapi tren jangka menengah masih menunggu konfirmasi breakout di atas Rp 3.400 untuk validasi tren naik yang baru,” tegas Ali.

Rekomendasi:

  • Trading plan jangka pendek: Buy on breakout Rp 3.400, target Rp 3.600.
  • Investasi jangka menengah: Akumulasi bertahap selama bertahan di atas Rp 3.250.

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.