JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) kembali menjadi sorotan di pasar modal Indonesia. Suspensi saham yang diberlakukan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak sesi pertama pada 20 Januari 2025 resmi dibuka pada perdagangan hari ini, 22 Januari 2025.
Meski masuk dalam papan pemantauan khusus full call auction (FCA), saham RATU tetap menunjukkan performa luar biasa.
Pada sesi pertama perdagangan di papan pemantauan khusus, harga saham RATU langsung melonjak 9,72% dan mencapai batas auto reject atas (ARA) di level Rp 5.925 per saham.
Kenaikan ini mencerminkan lonjakan harga yang mencapai 415,22% atau setara dengan empat kali lipat dari harga initial public offering (IPO) sebesar Rp 1.150 per saham.
Latar Belakang Suspensi
BEI sebelumnya menjatuhkan suspensi terhadap saham RATU mulai sesi pertama pada 20 Januari 2025. Kebijakan ini diambil untuk melindungi investor setelah terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan.
Sebelumnya, pada 16 Januari 2025, saham RATU juga sempat dihentikan perdagangannya selama satu hari, namun dibuka kembali pada 17 Januari.
Saat perdagangan dibuka kembali pada 17 Januari, saham RATU kembali mencatat kenaikan signifikan sebesar 24,71%, yang membawa harganya ke level Rp 5.400. Namun, kenaikan harga yang terus berlanjut memicu suspensi lanjutan pada 20 dan 21 Januari sebelum akhirnya dibuka kembali hari ini.
Saham RATU dan Potensi Pasar
Kinerja luar biasa saham RATU sejak IPO menempatkannya dalam jajaran saham dengan kenaikan tertinggi di awal tahun 2025. Lonjakan 415,22% sejak IPO membuktikan tingginya minat investor terhadap perusahaan yang bergerak di sektor energi ini.
Masuknya saham RATU ke dalam papan pemantauan khusus FCA juga tidak menghentikan antusiasme pasar.
Papan pemantauan khusus FCA sendiri diterapkan oleh BEI untuk saham-saham yang mengalami volatilitas tinggi.
Tujuannya adalah untuk memastikan transparansi dan perlindungan terhadap investor, terutama dalam kondisi pasar yang tidak stabil.
Dampak ke Depan
Kendati demikian, investor tetap diimbau untuk berhati-hati. BEI menekankan pentingnya melakukan analisis menyeluruh sebelum mengambil keputusan investasi.
Lonjakan harga yang signifikan sering kali disertai dengan risiko tinggi, terutama untuk saham yang baru melantai di bursa.
Saham PT Raharja Energi Cepu (RATU) terus mencetak prestasi meski di tengah berbagai tantangan. Dengan pembukaan kembali suspensi, pelaku pasar kini menanti bagaimana pergerakan saham ini dalam beberapa hari ke depan.
Apakah kenaikan akan terus berlanjut, ataukah volatilitas tinggi akan menjadi perhatian utama? Yang jelas, saham RATU telah menjadi bintang di awal tahun 2025.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.







