Geser Kebawah
BankKeuangan

Transaksi EDC BSI Meledak 3.000%, UMKM Jadi Fokus

90
×

Transaksi EDC BSI Meledak 3.000%, UMKM Jadi Fokus

Sebarkan artikel ini
Transaksi EDC BSI Meledak 3.000%, UMKM Jadi Fokus
BSI cetak lonjakan transaksi EDC hingga 3.000% YoY, target tambah mesin untuk jangkau ritel dan UMKM secara nasional.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI/BRIS) mencatat pertumbuhan signifikan pada layanan mesin Electronic Data Capture (EDC), seiring strategi ekspansi digital yang menyasar pelaku usaha ritel hingga UMKM.

Hingga Maret 2025, total EDC BSI mencapai 21.400 unit dan ditargetkan terus bertambah demi mendukung volume transaksi nasabah yang semakin aktif.

Sponsor
Iklan

Peningkatan paling mencolok terlihat dari sisi transaksi. Volume pemakaian EDC BSI melonjak drastis menjadi 2,1 juta transaksi dengan total nilai menembus Rp600 miliar.

Baca Juga: Chandra Asri (TPIA) Alokasikan Rp 8,8 T untuk Pabrik Kimia Baru

Angka ini melonjak hampir 3.000% dibanding periode yang sama tahun lalu, di mana transaksi hanya 33.600 kali dengan nilai Rp19,1 miliar.

Mendorong Layanan Syariah Digital di Sektor Ritel

Anton Sukarna, Direktur Sales & Distribution BSI, menyebut lonjakan ini merupakan bukti respons positif pelaku usaha terhadap sistem pembayaran digital berbasis syariah.

“EDC BSI adalah pelengkap dari layanan e-banking kami seperti BYOND by BSI, BEWIZE, BSI QRIS, ATM/CRM, dan BSI Agen,” ujarnya.

Strategi ini menjadi bagian dari komitmen BSI untuk menghadirkan solusi pembayaran yang efisien dan terintegrasi, terutama di sektor-sektor dengan transaksi padat seperti ritel modern, ekosistem halal, klinik, rumah sakit, fashion, hingga food and beverage.

Baca Juga: Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 9,01 T, Dukung UMKM Naik Kelas

Targetkan 30.000 Mesin, Fokus Gali Merchant Potensial

Tahun ini, BSI membidik pertumbuhan jumlah mesin EDC hingga 30.000 unit. Fokus pemasangan diarahkan ke merchant-merchant dengan transaksi tinggi dan kebutuhan manajemen arus kas yang rinci.

Anton menambahkan bahwa perluasan ini juga menjadi bagian dari strategi memperkuat layanan ke segmen ritel dan UMKM dua kelompok usaha yang dinilai paling adaptif terhadap transformasi digital di sektor pembayaran.

Langkah BSI tersebut menegaskan posisinya sebagai pelopor dalam membangun sistem pembayaran syariah modern dan inklusif di Indonesia.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru