Geser Kebawah
AsuransiKeuangan

Tugure Catat Pendapatan Premi Rp 3,30 Triliun di 2024

90
×

Tugure Catat Pendapatan Premi Rp 3,30 Triliun di 2024

Sebarkan artikel ini
Tugure Catat Pendapatan Premi Rp 330 Triliun Di 2024
PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure) mencatat pendapatan premi Rp 3,30 triliun di 2024, meningkat 13,01% dari tahun sebelumnya. Tiga lini bisnis utama jadi penopang utama.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Tugu Reasuransi Indonesia (Tugure) mencatat pendapatan premi sebesar Rp 3,30 triliun pada 2024. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 13,01% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp 2,92 triliun. Peningkatan ini didorong oleh kinerja kuat di tiga lini bisnis utama perusahaan.

Tiga Lini Bisnis Utama Penopang Pendapatan Premi

Direktur Teknik Tugure, Djoko Slamet Prasetiyo, mengungkapkan bahwa pertumbuhan pendapatan premi perusahaan didominasi oleh tiga lini bisnis utama, yaitu kebakaran, kredit, serta energi onshore dan offshore.

Sponsor
Iklan

Dominasi Lini Kebakaran

Djoko menyatakan bahwa lini kebakaran menjadi kontributor terbesar bagi pendapatan premi Tugure di 2024, dengan porsi mencapai 30%. Tingginya permintaan terhadap asuransi kebakaran mencerminkan peningkatan kesadaran risiko di sektor properti dan industri.

Lini Kredit sebagai Kontributor Kedua

Setelah kebakaran, lini kredit menjadi sektor kedua yang menopang pendapatan premi Tugure dengan kontribusi sebesar 26% dari total pendapatan premi. Meskipun memiliki porsi signifikan, Djoko menegaskan bahwa perusahaan lebih selektif dalam menyasar nasabah.

“Kami hanya menyasar perusahaan asuransi besar yang memiliki manajemen risiko yang baik,” ujar Djoko dalam acara media gathering di kantor Tugure, Jakarta Pusat, Selasa (18/3).

Sektor Energi di Peringkat Ketiga

Lini bisnis energi, baik onshore maupun offshore, menjadi penyumbang terbesar ketiga dengan porsi 14%. Djoko menjelaskan bahwa sektor ini tetap menjadi fokus utama perusahaan karena memiliki kontribusi signifikan terhadap aset-aset strategis.

“Energi berada di peringkat ketiga. Hal ini yang membuat Tugure berbeda, karena kami banyak berkontribusi dalam mendukung aset-aset dari Pertamina dan salah satu pemegang saham kami,” tambahnya.

Target Pendapatan Premi 2025

Tugure menargetkan pertumbuhan lebih lanjut di 2025 dengan menetapkan proyeksi pendapatan premi sebesar Rp 3,6 triliun. Target ini mencerminkan pertumbuhan sebesar 13% dibandingkan dengan capaian tahun 2024.

Dengan strategi bisnis yang terus berkembang, Tugure optimistis dapat mempertahankan pertumbuhan positif di industri reasuransi nasional serta memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di sektor ini.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru