Geser Kebawah
BisnisHeadlinePerdagangan & Industri

SMBR Raih Predikat “Very Good” dalam ACGS 2024

122
×

SMBR Raih Predikat “Very Good” dalam ACGS 2024

Sebarkan artikel ini
SMBR Raih Predikat Very Good Dalam ACGS 2024
PT Semen Baturaja Tbk (SMBR) meraih skor 92,84 dalam ACGS 2024 dengan predikat "Very Good", mencerminkan komitmen tinggi terhadap tata kelola perusahaan yang baik.

JAKARTA, BursaNusantara.com – PT Semen Baturaja Tbk (SMBR), anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), terus memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan serta memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

Peningkatan Skor Tata Kelola Perusahaan

Hal itu dibuktikan dari hasil asesmen ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS), di mana SMBR meraih skor 92,84 poin dengan predikat “Very Good” (Level 4). Capaian ini meningkat signifikan dibandingkan tahun 2023, di mana SMBR memperoleh skor 88,51 poin dengan predikat “Good” (Level 3). Penilaian tahun 2024 telah menggunakan standar asesmen versi 2023, sementara asesmen sebelumnya masih mengacu pada versi 2017.

Sponsor
Iklan

Hasil asesmen ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Penilaian dilakukan oleh Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD), yang mengukur berbagai aspek tata kelola perusahaan berdasarkan standar internasional. Pencapaian ini menandakan bahwa implementasi tata kelola korporasi SMBR telah mematuhi seluruh persyaratan internasional sesuai dengan standar ACGS.

Mengacu pada hasil penilaian pada ACGS 2023 sebagai pembanding, maka skor total yang didapatkan oleh SMBR berada di atas skor rata-rata untuk emiten atau perusahaan publik (Tbk) yang masuk dalam kategori Big Cap (100 perusahaan dengan kapitalisasi pasar terbesar di bursa) yang nilainya mencapai sebesar 82,94.

Komitmen SMBR dalam Tata Kelola Perusahaan

Vice President of Corporate Secretary SMBR Hari Liandu mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian ini. “Raihan predikat ‘Very Good’ ini merupakan bukti nyata dari komitmen SMBR dalam menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik, khususnya dalam aspek keberlanjutan dan Manajemen Risiko. Skor kami juga berada di atas rata-rata emiten lain dalam kategori Big Cap, yang menunjukkan daya saing dan komitmen SMBR dalam menjaga standar tata kelola perusahaan yang unggul. Kami akan terus meningkatkan praktik Tata Kelola Perusahaan yang Baik agar sejalan dengan standar internasional dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Hari.

Penilaian ACGS saat ini mencakup berbagai topik material, termasuk aspek Environmental, Social, and Governance (ESG), isu perubahan iklim serta pengelolaan risiko dan peluang terkait iklim. Selain itu, asesmen juga mempertimbangkan keterlibatan pemangku kepentingan, efektivitas saluran komunikasi terkait ESG, peran pengawasan Direksi dan Dewan Komisaris dalam keberlanjutan, serta keberadaan unit pengelola khusus yang bertanggung jawab terhadap aspek keberlanjutan di SMBR. Kualitas laporan keberlanjutan perusahaan juga menjadi salah satu aspek yang dinilai dalam asesmen ini.

Langkah Strategis untuk Pertumbuhan Berkelanjutan

Dengan capaian ini, SMBR semakin memperkuat posisinya sebagai perusahaan yang berkomitmen terhadap tata kelola perusahaan yang baik serta praktik keberlanjutan yang bertanggung jawab. Ke depan, SMBR akan terus berinovasi dan meningkatkan implementasi Tata Kelola Perusahaan yang Baik terhadap semua kegiatan yang ada di SMBR untuk memastikan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan serta memberikan manfaat jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.

Sebagai bagian dari strategi keberlanjutan, SMBR juga telah mengembangkan berbagai inisiatif hijau dalam operasionalnya. Perusahaan telah menerapkan teknologi ramah lingkungan dalam proses produksi semen guna mengurangi jejak karbon. Selain itu, SMBR juga aktif dalam program penghijauan dan konservasi lingkungan di sekitar area operasionalnya.

Selain aspek lingkungan, SMBR juga memberikan perhatian pada tanggung jawab sosial perusahaan. Program pengembangan masyarakat di sekitar pabrik terus ditingkatkan, termasuk program pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kesejahteraan ekonomi. Melalui program-program ini, SMBR berupaya menciptakan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.

Industri semen di Indonesia menghadapi berbagai tantangan, termasuk fluktuasi harga bahan baku dan persaingan ketat di pasar domestik. Namun, dengan penerapan tata kelola yang baik serta strategi inovatif, SMBR optimistis dapat terus tumbuh dan bersaing di industri ini. Fokus pada keberlanjutan dan inovasi menjadi kunci utama dalam menjaga daya saing di pasar.

Dengan capaian ini, SMBR membuktikan bahwa tata kelola perusahaan yang baik bukan hanya sekadar kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga menjadi fondasi kuat dalam menciptakan nilai jangka panjang bagi perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan.

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru