Geser Kebawah
Internasional

Google PHK 200 Karyawan, Fokus ke AI dan Efisiensi

91
×

Google PHK 200 Karyawan, Fokus ke AI dan Efisiensi

Sebarkan artikel ini
Google PHK 200 Karyawan, Fokus ke AI dan Efisiensi
Google kembali lakukan efisiensi dengan memangkas 200 pekerjaan global demi percepat transformasi AI.

Efisiensi Google Berlanjut, 200 Posisi di Divisi Penjualan Dihapus

NEW YORK, BursaNusantara.com – Google kembali melakukan penyesuaian sumber daya manusia dengan memangkas sekitar 200 posisi kerja yang tersebar di seluruh unit global penjualan dan kemitraannya.

Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh The Information dan dikutip oleh Reuters pada Rabu (7/5), mengutip sumber yang mengetahui kondisi internal perusahaan.

Sponsor
Iklan

Langkah ini mencerminkan arah baru perusahaan dalam mengalihkan fokus investasi ke pengembangan pusat data dan teknologi kecerdasan buatan (AI), sementara pengeluaran untuk lini bisnis lainnya dikurangi secara signifikan.

Baca Juga: Rupiah di Google Rp 8 Ribu per Dolar AS, Pengamat Klarifikasi

Pernyataan Resmi Google: Fokus Kolaborasi dan Layanan

Dalam pernyataan resminya kepada Reuters, Google menyebut pemangkasan tersebut adalah bagian dari “perubahan kecil” yang bertujuan memperkuat kolaborasi dan mempercepat pelayanan kepada pelanggan secara efektif.

Bulan lalu, Google juga diketahui memangkas ratusan posisi di divisi platform dan perangkat, termasuk tim yang menangani Android, ponsel Pixel, dan browser Chrome.

Gelombang PHK Teknologi Masih Berlanjut

Alphabet selaku induk Google sebelumnya telah mengumumkan pemangkasan 12.000 pekerjaan pada Januari 2023, setara dengan 6% dari total karyawan global. Laporan per Desember 2024 menunjukkan bahwa Alphabet memiliki 183.323 karyawan di seluruh dunia.

Baca Juga: Google Didenda Rp 202,5 Miliar: Konsumen atau Developer yang Untung?

Perusahaan Teknologi Lain Ikut Pangkas Karyawan

Langkah efisiensi serupa juga dilakukan oleh perusahaan teknologi besar lainnya. Meta, induk Facebook, memberhentikan sekitar 5% dari pegawai berkinerja terendah awal tahun ini.

Microsoft mengurangi 650 posisi di divisi Xbox pada September lalu. Sementara itu, Amazon memangkas staf di beberapa lini, termasuk komunikasi.

Apple turut melakukan efisiensi dengan menghapus lebih dari 100 posisi dalam grup layanan digitalnya tahun lalu.

AI Jadi Fokus, Big Tech Pangkas Beban Operasional

Di tengah transformasi besar-besaran menuju ekosistem AI global, Google dan raksasa teknologi lainnya memilih efisiensi sebagai fondasi untuk mengamankan posisinya dalam kompetisi teknologi masa depan.

Baca Juga: Inggris Pangkas PNS dan Gunakan AI, Reformasi Birokrasi Dimulai

Ikuti media sosial kami untuk update terbaru