Anomali Pelepasan Posisi Hedge Fund di Tengah Blokade Hormuz
JAKARTA, BursaNusantara.com – Kepanikan luar biasa sedang mendikte bursa komoditas energi dunia menyusul pergerakan harga yang sangat liar dan tidak rasional dalam kurun waktu satu hari perdagangan.
Nilai Harga Minyak Global mendadak mengalami pelemahan tajam setelah sempat menyentuh level tertinggi empat tahun di atas USD126 per barel pada Kamis (30/4/2026).
Kekhawatiran akan perang antara Amerika Serikat dan Iran yang dapat memicu gangguan pasokan berkepanjangan di Timur Tengah terus membayangi risiko ekonomi dunia.
Minyak acuan global Brent sempat menembus angka USD126,41 per barel pada awal sesi.
Namun komoditas ini secara mengejutkan justru ditutup anjlok 3,41 persen pada akhir perdagangan.
Pelemahan persentase tersebut membawa harga Brent mendarat di level USD114,01.
Posisi puncak intraday sebelumnya merupakan rekor tertinggi yang belum pernah tersentuh lagi sejak 9 Maret 2022.
Kontrak pengiriman bulan Juni resmi berakhir pada perdagangan hari Kamis.
Sementara itu kontrak bulan Juli yang menjadi acuan lebih aktif justru ditutup naik tipis 0,4 persen.
Posisi harga penutupan kontrak berjangka Juli tersebut berakhir di angka USD110,88.
Tren pelemahan yang sama menghantam minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) yang ditutup merosot 1,69 persen.
Penurunan persentase tersebut membawa acuan WTI meluncur ke posisi USD105,07.
Koreksi WTI ini terjadi sesaat setelah harga sempat meroket hingga menembus level USD110,93.
Pencapaian harga intraday WTI tersebut sejatinya merupakan level tertinggi sejak 7 April lalu.
Meski terkoreksi, kedua acuan minyak ini masih kokoh berada di jalur kenaikan bulanan keempat secara berturut-turut.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.












