Aksi KorporasiPasar

IPO Saham RLCO: Pesanan Masih Buka Meski Ada Isu Tutup Awal

6
IPO Saham RLCO Pesanan Masih Buka Meski Ada Isu Tutup Awal
IPO Saham RLCO tetap dibuka hingga 4 Desember 2025 pukul 12:00 WIB sesuai penegasan BEI. Pahami risiko kapasitas sistem ini sebelum penutupan sesi berakhir.

Penegasan Bursa Terkait Kapasitas Sistem dan Masa Penawaran

JAKARTA, BursaNusantara.com – Otoritas bursa mengambil langkah tegas untuk menjamin hak partisipasi investor ritel di tengah simpang siur penutupan awal pesanan emiten komoditas premium yang memicu kekhawatiran teknis.

Kepastian ini menjadi krusial mengingat adanya anomali pengumuman dari salah satu pihak penyedia jasa sekuritas yang mengklaim adanya kendala pada kapasitas sistem pemrosesan pesanan bursa.

Bursa Efek Indonesia (BEI) memastikan bahwa pesanan IPO Saham RLCO masih tetap dibuka hingga hari ini, Kamis 4 Desember 2025 pukul 12:00 WIB.

Pernyataan ini merespons langkah Stockbit Sekuritas yang sebelumnya menutup batas waktu pemesanan lebih awal pada 3 Desember 2025 pukul 23:59 WIB.

Pihak sekuritas beralasan kebijakan tersebut diambil karena terdapat kendala pada kapasitas sistem IPO di BEI dalam memproses pesanan.

Mengapa Terjadi Disparitas Waktu Penutupan IPO Saham RLCO?

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna, menegaskan bahwa bursa tetap melayani pesanan sesuai dengan jadwal yang tertera pada prospektus.

Otoritas bursa secara resmi masih menerima pesanan investor hingga Kamis siang ini tepat pukul 12:00 WIB.

Fenomena penutupan awal di level broker mencerminkan tingginya tekanan partisipasi publik yang melampaui kesiapan infrastruktur digital pada platform perantara tertentu.

Investor yang gagal melakukan pemesanan di platform yang tutup lebih awal perlu mencermati ketersediaan akses melalui sistem E-IPO resmi milik bursa sebelum batas waktu berakhir.

Berdasarkan jadwal resmi, setelah masa penawaran berakhir hari ini, proses akan dilanjutkan ke tahap penjatahan saham.

Target Rp105 Miliar: Fokus Dominan pada Stok Sarang Walet

Perusahaan menetapkan harga penawaran perdana sebesar Rp168 per lembar saham.

Investasi minimal untuk mendapatkan satu lot IPO Saham RLCO tercatat sangat terjangkau, yakni senilai Rp16.800.

Dengan melepas maksimal 625 juta lembar saham, perusahaan berpotensi meraup dana segar hingga Rp105 miliar.

Jumlah saham yang ditawarkan ke publik ini setara dengan 20 persen dari total modal yang ditempatkan dan disetor penuh.

Berdasarkan rencana penggunaan dana, sebanyak 56,33 persen hasil IPO dialokasikan langsung untuk pemenuhan modal kerja pembelian bahan baku sarang burung walet.

Sekitar 43,67 persen sisanya akan disetorkan sebagai penyertaan modal kepada PT Realfood Winta Asia yang juga difokuskan untuk pengadaan stok komoditas serupa.

Strategi ini menunjukkan bahwa manajemen RLCO sedang melakukan penguatan rantai pasokan secara agresif guna mengamankan kontinuitas produksi di masa depan.

Penegasan dari BEI memastikan bahwa peluang akumulasi di pasar perdana masih terbuka bagi investor yang ingin mengambil bagian dalam ekosistem bisnis sarang burung walet ini.

Proses penjatahan yang dilakukan sore nanti akan menjadi penentu seberapa besar porsi saham yang berhasil didapatkan oleh setiap pemesan ritel.

Selanjutnya, saham RLCO dijadwalkan akan didistribusikan secara elektronik kepada investor pada 5 Desember 2025.

Lihat berita terbaru lainnya di Google Berita | Bursa Nusantara

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Memuat Grafik...
×

Selamat Datang

Masuk untuk komentar & diskusi.

Lupa Password?

Password dikirim ke email.

Exit mobile version