Geser Kebawah
BankKeuangan

QRIS Cross Border BCA Tembus China: Transaksi Melejit 318%

29
×

QRIS Cross Border BCA Tembus China: Transaksi Melejit 318%

Sebarkan artikel ini
QRIS Cross Border BCA Tembus China Transaksi Melejit 318%
Transaksi QRIS Cross Border BCA naik 318%. Kini resmi berlaku di China via myBCA dan BCA mobile. Cermati potensi efisiensi kursnya sebelum Anda berangkat!

Konektivitas Finansial RI-China Memasuki Babak Baru

JAKARTA, BursaNusantara.com – Ambisi digitalisasi pembayaran lintas negara kini mencapai titik krusial melalui penetrasi instrumen non-tunai di pasar ekonomi terbesar Asia Timur.

Bank Indonesia (BI) resmi merilis pemakaian Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara lintas negara di China sejak Kamis (30/4/2026).

Berdasarkan laporan tersebut, saat ini terdapat sedikitnya tujuh negara yang telah menjalin kerja sama fasilitas keuangan QRIS dengan Indonesia.

Ekspansi wilayah pemanfaatan fasilitas ini menjadi sinyal kuat penguatan konektivitas ekonomi dan pariwisata antara Indonesia dan China.

Transaksi Naik 318%: Validasi Digital atau Sekadar Tren?

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) merespons perluasan jangkauan ini dengan melakukan sejumlah penyesuaian teknologi pada infrastruktur pembayaran mereka.

Hingga triwulan I-2026, total frekuensi transaksi QRIS Cross Border yang diproses sistem BCA tercatat meningkat hingga 355 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Nilai transaksi pada periode tersebut juga mencatatkan pertumbuhan signifikan mencapai 318 persen secara tahunan (year on year).

Lonjakan tiga digit ini mengonfirmasi bahwa QRIS telah bergeser dari sekadar kemudahan domestik menjadi instrumen strategis pengelolaan risiko valuta asing bagi segmen ritel.

Presiden Direktur BBCA, Hendra Lembong, menyatakan bahwa dukungan teknologi ini memungkinkan masyarakat Indonesia bertransaksi di China menggunakan QRIS secara praktis.

Kerja sama ini juga membuka pintu bagi turis asal China untuk menggunakan kode QR mereka pada mesin EDC merchant yang memiliki QRIS BCA di Indonesia.

Efisiensi Tanpa Valuta Asing: Mengunci Risiko Volatilitas Kurs

Implementasi sistem pembayaran antarnegara ini memungkinkan nasabah untuk bertransaksi tanpa perlu melakukan penukaran uang tunai secara fisik.

Langkah ini secara teknis mampu meminimalisasi risiko volatilitas nilai tukar yang sering merugikan nasabah dalam transaksi konvensional.

Nasabah dapat memanfaatkan fitur ini melalui aplikasi myBCA maupun BCA mobile dengan memilih fitur QRIS atau scan QR.

Proses konversi nominal transaksi ke mata uang rupiah dilakukan secara otomatis oleh sistem sebelum tahap konfirmasi.

Keamanan transaksi tetap terjaga melalui kewajiban konfirmasi pembayaran menggunakan PIN sebagai lapisan verifikasi akhir.

Sebelum China, layanan pembayaran lintas negara ini telah aktif di enam wilayah lain yakni Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, dan Korea Selatan.

Kemudahan otomatisasi konversi ini memberikan keunggulan kompetitif bagi nasabah karena biaya transaksi menjadi lebih efisien dan transparan dibandingkan penggunaan kartu kredit internasional atau money changer.

Integrasi sistem pembayaran ini tidak hanya memperkuat fundamental perbankan digital nasional, tetapi juga menjadi jangkar bagi efisiensi arus investasi antarnegara di masa depan.

Lihat berita terbaru lainnya di Google Berita | Bursa Nusantara

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investor terkait saham, komoditas, kripto atau surat berharga lainnya. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. BursaNusantara.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Memuat Grafik...

Tinggalkan Balasan